Wawali Semarang: Dokumen Kota Lama Semarang Diserahkan ke Unesco September Mendatang

Maret 29, 2018
Belum ada gambar

Contohnya, Gedung Oudetrap yang sekarang dikelola oleh Pemkot Semarang. Disebutkan, gedung tersebut dulunya milik siapa, dibangun tahun berapa dan dipakai untuk apa.”Nah sekarang ini sedang kami gali sejarah gedung-gedung di Kota Lama. Nanti mungkin sekitar bulan April, akan datang ahli dari Belanda untuk mensupport juga,” terangnya.Ita tidak mau terburu-buru dalam mengirimkan dokumen ke Unesco. Ia ingin memastikan dokumen yang dikirim nantinya sudah lengkap, tidak mengira-ngira berapa jumlah fisik bangunan yang memiliki histori sejarah.Karenanya, Ita memerintahkan kepada pengurus BPK2L Semarang dalam penyusunan dokumen Kota Lama, untuk menginventarisir secara detil bangunan yang bersejarah.Untuk menyusun dokumen sejarah Kawasan Kota Lama ini, Ita menerangkan, melibatkan berbagai pihak yang masuk dalam beberapa tim selain BP2KL Semarang. Tidak hanya itu saja, penyusunan juga dibantu Unesco dan beberapa ahli sejarah dari negara lain.”Tidak bisa seketika selesai. Jadi ini harus ada ahli ini datang. Unesco kan kemarin sudah FGD, ini lebih memperluas lagi, membantu kita. Sekitar bulan Mei nanti akan diadakan seminar lagi oleh Unesco di Kota Lama, ada tim dari Belanda juga,” jelasnya.Terkait pembangunan infrastruktur yang terdiri dari jalan dan sistem drainase, saat ini masih dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pembangunan tersebut bakal rampung akhir Desember 2018 nanti.Hanya saja, Ita menambahkan, proses pembebasan Kawasan Kota Lama dari gangguan berbagai kabel seperti kabel listrik, kabel telepon dan lainnnya memang sempat menghadapi kendala.”Sebab, pengerjaan pemasangan ducting dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak originalitas dan situs-situs yang memiliki makna sejarah,” tandasnya. (*/yon)

Komentar

VIDEO TERKINI