Kunjungi Kodim Klaten, Pangdam Diponegoro: Jangan Pernah Kecilkan Arti Babinsa

Maret 29, 2018

KLATEN, RAKYATJATENG – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto S.Sos;M.Si didampingi para Asisten Kasdam IV/Diponegoro dan para Kabalakdam melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 0723/Klaten, Kamis (29/3).Kunjungan kerja tersebut merupakan wujud perhatian pimpinan kepada para anggota, karena dapat meninjau langsung kondisi satuan dan prajurit di wilayah.Di depan para prajurit, Pangdam IV/Diponegoro mengatakan, bahwa pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para prajurit atas kinerja selama ini. “Ucapan terima kasih disampaikan Panglima TNI dan Kasad kepada seluruh prajurit jajaran TNI,” katanya.Hal ini terkait dengan kepercayaan yang telah diberikan masyarakat kepada TNI sebagai instansi yang mendapat kepercayaan tertinggi, mencapai 94 persen dibandingkan dengan instansi lain.Dengan kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada TNI, maka hal ini berpengaruh pada hampir seluruh Kementerian atau BUMN menggandeng TNI untuk mencapai program yang dilaksanakan.Pangdam mengharapkan kepada para anggota Kodim 0723/Klaten agar tetap menjaga kinerjanya dan meningkatkan kemampuan kerja sesuai dengan tugas serta perannya masing-masing.”Ini suatu kebanggaan bagi TNI atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat. Maka itu, kita harus mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kepercayaan tersebut,” ungkap Pangdam.Kepercayaan rakyat kepada TNI tersebut, kata Pangdam, akan mewujudkan suatu kemanunggalan yang pada akhirnya akan membentuk kekuatan yang sangat luar biasa yang tidak dapat dipisahkan.Sementara mengenai peran Babinsa dalam melakukan pembinaan di wilayah binaan, diharapkan para Babinsa mampu membina wilayahnya karena Babinsa terjun langsung dalam kehidupan bermasyarakat.“Jangan pernah kecilkan arti Babinsa, karena Babinsa lah yang mampu menyatukan TNI dengan Rakyat dalam kemanunggalan,” tegas Pangdam.Menurut Pangdam, kenyataan membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terbentuk dapat mewujudkan kekuatan yang luar biasa dan hal tersebut menjadikan bangsa Indonesia ditakuti oleh bangsa lain.

Komentar