Divonis 12 Tahun, Hak Politik Gubernur Sultra Nur Alam Juga Dicabut

Maret 29, 2018
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Selain hukuman pidana, majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juga memberikan hukuman tambahan, yakni berupa pencabutan hak politik Gubernur Sulawesi Tenggara nonaktif Nur Alam, untuk dipilih dan memilih selama lima tahun atas kasus korupsi pemberian izin pertambangan.”Mencabut hak politik selama 5 tahun selesai menjalani masa hukuman,” ungkap Ketua Majelis Hakim Diah Siti Basariah saat membacakan putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu, (28/3).Sementara itu, usai divonis, Nur Alam tak terima dan langsung mengajukan upaya hukum banding.”Saya nyatakan banding semoga majelis hakim memahami dan memberi keadilan, karena patut dipertimbangkan untuk saya sebagai aparatur negara yang sudah melakukan pembelaaan dan pembelaaan kami telak (ditolak),” kata Nur Alam usai di bacakan putusan oleh Majelis Hakim pada Rabu (28/3).Pengajuan upaya hukum ini dilakukan Nur Alam tanpa berkonsultasi dengan Penasehat hukumnya. “Saya gak pakai konsul (konsultasi) ke penasihat hukum, karena semua saya yang rasakan. Saya nyatakan ini dan tanpa menunda waktu untuk banding,” tegasnya.Meskipun tak terima dan langsung mengajukan banding, Nur Alam juga memohon maaf atas semua kesalahannya yang sudah dilakukan baik sebelum, proses dan usai persidangan.”Mohon maaf atas kesalahan saat selama sidang berlangsung, terima kasih untuk JPU, hakim dan semua,” tuturnya.Sebelumnya, majelis hakim memvonis Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan 12 tahun kurungan penjara. Padahal, Jaksa Penuntutan Umum (JPU) menuntut terdakwa dengan masa hukuman 18 tahun penjara.”Mengadili, menyatakan terdakwa telah terbukti sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut. Menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara, dan denda Rp 1 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan 6 bulan,” ungkap Ketua Majelis Hakim Diah Siti Basariah di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu Malam (28/3)

Komentar

VIDEO TERKINI