Diskusi Reboan Tim Sudirman-Ida, Ketua PPDI Jateng: Hak Penyandang Disabilitas yang Terpenting Adalah Aksesibilitas

Maret 28, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Ketua Persatuan Penyandang Difabel Indonesia (PPDI) Jateng Sugeng Widodo mengingatkan agar terjadi pemenuhan hak terhadap penyandang disabilitas yang terpenting adalah aksesibilitas, bukan hanya sekadar radar kasihan.“Aksesibilitas adalah kemudahan yang disediakan untuk penyandang disabillitas guna mewujudkan kesamaan kesempatan. Sementara kesempatan adalah keadaan yang memungkinkan penyandang disabilitas mengembangkan potensi dalam segala aspek penyelenggaraan negara dan masyarakat,” katanya saat menyampaikan diskusi tematik Reboan tim pemenangan Sudirman Said-Ida Fauziyah di Kota Semarang, Rabu (28/3).Dia menjelaskan, bahwa sebenarnya penyandang disabilitas punya keinginan besar untuk terlibat dalam kehidupan di tengah masyarakat. Tetapi hanya sedikit yang mampu memenuhi keinginan tersebut karena masalah aksesibilitas.Menurut Sugeng, pelaksanaan dan pemenuhan hak disabilitas harus berasaskan penghormatan terhadap martabat kemanusiaan, keragaman manusia, aksesbilitas, perlakuan khusus serta perlindungan lebih.Hal lain yang dibutuhkan, kata Sugeng, adalah peluang usaha dan pemberdataan disablitas. Dia mendesak pemerintah mengoptimalkan UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang keterlibatan disabilitas di dunia usaha.Terkait dengan hal itu, dia mengharapkan Pemerintah Provinsi memberikan perhatian yang lebih guna menyiapkan masa depan para penyandang disabilitas agar mempunyai keterampilan yang bermanfaat serta dapat hidup mandiri.Sementara, Ratna salah satu peserta diskusi menuturkan bahwa selama ini sejumlah kendala masih menjadi persoalan bagi para disabilitas di Jateng. Salah satu yang dikhawatirkan, kata Ratna adalah persoalan aksesibiltas dan pemberian setengah hati dari perusahaan tempat disabilitas bekerja.“Persoalan aksesibilitas, meja, kemudian kantin, posisi ecek-ecek di perusahaan dan memberi setengah hati, belum lagi kalau dilakukan pelatihan ada asal-asalan dan cenderung tidak partisipatif,” ujarnya.Atas kondisi tersebut, Ratna berharap jika pasangan calon Sudirman Said-Ida Fauziyah terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur, dapat memperhatikan hak disabilitas dengan baik.

Komentar

VIDEO TERKINI