Pedagang Yaik Baru Kota Semarang Minta Tempat Relokasi Dibenahi

Maret 27, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Pedagang Pasar Yaik Baru, Kota Semarang, meminta pemerintah segera menyelesaikan pembangunan fisik Pasar Yaik relokasi di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Mereka khawatir hingga waktu perpindahan, jalan di sekitar pasar belum juga terselesaikan. Selain jalan, para pedagang meminta agar bangunan pasar juga dibenahi. Sebab, sejumlah titik mengalami kebocoran yang menyebabkan genangan.”Bagian atapnya kalau seperti itu, nanti pasti lapak pedagang yang di bawahnya banjir,” keluh Mahmud, pedagang dari Paguyuban Pedagang dan Jasa Pasar (PPJP) Unyil sambil menunjuk atap yang tidak tertutup rapat.Bangun, pedagang dari Paguyuban Pedagang dan Jasa (PPJ) Sabar Menanti juga mendorong agar infrastruktur serta sarana dan prasarana dapat diselesaikan. Dengan demikian, ketika para pedagang pindah, aktivitas pasar dapat  langsung berjalan. Selain itu, ia juga meminta agar pagar pembatas antara Pasar Yaik relokasi dengan Pasar Johar relokasi dibuka.”Kalau pagar dibuka setelah kita ke sini ya mati pasarnya nanti,” ujarnya saat meninjau lokasi Pasar Yaik relokasi di kawasan MAJT.Dijadwalkan, pertengahan April mendatang, para pedagang sudah menempati Pasar Yaik relokasi ini. Mereka juga sudah menerima edaran yang menyebutkan, tanggal 12 April akan dilakukan pemutusan saluran listrik di lokasi Pasar Yaik Baru.Karena itu, sejumlah pedagang sudah melakukan pembagian lapak. Seperti pedagang dari kelompok Unyil. Mereka membagi lapak dengan cara diundi. Para pedagang berharap dengan cara ini tidak akan ada perselisihan di kemudian hari.”Ada sekitar 115 pedagang. Pembagian kelompok Unyil PPJP Yaik Baru ini dilakukan melalui rapat anggota,” ujar Eko Udoyo, Ketua Kelompok Unyil PPJP Yaik Baru kepada Jawa Pos Radar Semarang.Ia meminta, setelah pindah, pemerintah menepati janji dengan memberikan fasilitas berupa transportasi yang memadai.

Komentar

VIDEO TERKINI