Hendi Sebut 11 Prioritas Pembangunan di Kota Semarang, Ini Penjelasannya

Maret 26, 2018
Belum ada gambar

Walikota Hendi melanjutkan, bahwa angka kemiskinan di Kota Semarang juga menurun dari sebelumnya 5,13 persen pada tahun 2012 menjadi 4,62 persen pada 2017. Selain monorel, pengembangan aksesbilitas di tahun 2019 juga dilakukan dengan pengadaan lahan Semarang Outer Ring Road, pembangunan perlintasan tidak sebidang di Jalan Madukoro dan Jalan Anjasmoro Raya, serta kajian pembangunan Jembatan Madusono (Madukoro-Kokrosono).Tidak hanya dalam hal pengembangan aksesibilitas yang mendukung pembangunan saja. Di bidang pendidikan, Walikota Hendi juga memprioritaskan program-program seperti pembangunan sekolah dan kelas baru, penyediaan shuttle bus sekolah, beasiswa miskin dan berprestasi SD/SMP/SMA/SMK, peningkatan rumah pintar dan taman bacaan. “Juga ada peningkatan kelompok kejar paket, peningkatan fasilitas dan pendidik sekolah inklusi serta peningkatan pemahaman kepada orang tua untuk sekolah sampai tingkat SMA,” lanjut politisi PDI Perjuangan ini.Sedangkan di bidang kesehatan, program-program yang dilakukan antara lain melalui penyelenggaraan Posyandu Kelompok Usia Lanjut (Poksila), pembangunan gedung instalasi rawat jalan, pembangunan dan rehab puskesmas. Selain itu ada rintisan pembangunan RSUD di Mijen, peningkatan layanan Universal Health Coverage (UHC), fasilitasi seruni dan Rumah Duta Revolusi Mental, pengembangan sistem peringatan dini bencana serta pembangunan Rehabsos.”Selain kesehatan dan pendidikan, sektor ekonomi juga menjadi prioritas pembangunan di tahun 2019 melalui program-program seperti pembangunan dan rehab pasar tradisional, peningkatan promosi industri kreatif, optimalisasi kampung vokasi, pengembangan pertanian perkotaan di 16 Kecamatan, pengembangan sentra perikanan terpadu hingga pengembangan pembiayaan Koperasi dan UKM,” pungkasnya. (sen/yon)

Komentar

VIDEO TERKINI