HUT Kota ke-471, Hendi: Semarang Alami Kemajuan Positif

Maret 24, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Rangkaian kemeriahan Hari Jadi ke-471 Kota Semarang telah dibuka di Jalan Pemuda depan Balaikota, Sabtu (24/3). Pembukaan event tersebut diisi dengan senam dan jalan sehat.Pembukaan berlangsung meriah dengan sekira 6.000 peserta ikut serta dalam senam dan jalan sehat tersebut. Yang terdiri dari pegawai Pemerintah Kota Semarang, guru dan pelajar, serta masyarakat umum.Adapun rute yang akan ditempuh yakni Jalan Pemuda-Jalan Imam Bonjol-Jalan Piere Tendean dan berakhir di Balaikota yang dilanjutkan dengan pembagian banyak doorprize menarik. Berupa sepeda motor, sepeda gunung, lemari es, televisi, kipas angin, dan hadiah hiburan lainnya.Sebelum senam dan jalan sehat, juga dilakukan upacara dan diterbangkan sebanyak 471 buah balon dan 471 merpati oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Forkompinda, serta tokoh-tokoh lainnya. Balon dan merpati melambangkan kedamaian dan kesejahteraan.Selain senam dan jalan sehat, acara yang digelar adalah Semarang Great Sale pada 7 April 2018 hingga 6 Mei 2018, pengajian peringatan hari jadi ke-471 pada 12 April 2018, Semarang Night Carnival pada 5 Mei 2018, Festival Banjir Kanal Barat pada 11 Mei 2018, UKM Culinary Festival 2018 pada 20 April 2018, pagelaran wayang pada 11 Mei 2018, balap sepeda tingkat nasional pada 13 Mei 2018, dan aneka lomba yang bisa diikuti warga Kota Semarang.Walikota Semarang Hendrar Prihadi atau yang akrab disapa Hendi tersebut mengatakan, ulang tahun Kota Semarang ini adalah sebagai sarana introspeksi dan evaluasi selama setahun kemarin. Menurutnya, selama setahun kemarin Kota Semarang telah mengalami kemajuan yang sangat positif.”Kalau kita lihat di lapangan, menurut saya kita harus semakin optimis. Kekompakan, persatuan, dan geguyuban selama ini ternyata membuahkan hasil yang positif buat tren perkembangan kemajuan Kota Semarang, baik secara fisik maupun non fisik,” katanya.Kemajuan secara fisik dapat dilihat dari jalan-jalan di Kota Semarang yang semakin bagus. Kalaupun ada yang masih kurang bagus, karena wilayah Semarang yang luas tapi proses perbaikan tetap akan terus dilakukan.Selain itu, kata dia, pembangunan yang di era-era kepemimpinan Semarang sebelumnya tidak mampu dilakukan, saat ini sudah dilaksanakan dengan bantuan Pemerintah Pusat. Seperti pembangunan bandara, jalan tol, underpass, pelabuhan dan lainnya.”Tidak kalah menariknya, pembangunan non fisik berupa pemberdayaan manusia juga mengalami kemajuan. Keguyuban dan kekompakan telah membuahkan hasil berupa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Semarang yang meningkat,” ujarnya.Saat ini, lanjutnya, IPM Kota Semarang merupakan yang tertinggi dibanding daerah lain di Jateng. Bahkan, juga lebih tinggi dari beberapa kota besar lainnya yang ada di Indonesia seperti Bandung dan Surabaya.”Padahal dulunya di Jateng saja kita selalu kalah dari Salatiga dan Solo. Bahkan orang ngomong Ibu Kotanya Jateng itu ya Solo, tapi alhamdulillah mulai 2016 IPM Kota Semarang sudah menjadi yang terbaik di Jateng,” tambahnya. (sen/yon)

Komentar

VIDEO TERKINI