1.120 Ekor Tikus Mati Gagal Diselundupkan ke Tomohon

Maret 24, 2018
Belum ada gambar

GORONTALO, RAKYATJATENG – Sedikitnya 1.120 ekor tikus yang terbungkus dalam 14 boks ikan ditahan di Pelabuhan Penyeberangan Feri Gorontalo, kemarin, Kamis (22/3). Tikus yang dikirim dari wilayah Pagimana, Sulawesi Tengah (Sulteng) itu tidak memiliki dokumen standar dari Balai Karantina selaku otoritas yang berwenang.Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, awalnya Polsek KP3 mendapatkan informasi bahwa ada pemuatan boks ikan dari arah Luwuk, Sulteng menuju ke Gorontalo. Mendapatkan informasi itu, anggota gabungan yang terdiri dari Polsek KP3, TNI dan Dinas Perhubungan, kemudian melakukan pemeriksaan.Hasilnya, ternyata benar bahwa ada 14 boks putih yang terletak di mobil pickup Suzuki Carry yang berasal dari daerah Luwuk. Namun isi dari box tersebut bukanlah ikan, melainkan ribuan tikus mati yang terbungkus plastik. Rencananya, tikus-tikus mati itu bakal dibawa ke Pasar Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut).Dari hasil pemeriksaan, masing-masing box berisikan 80 ekor tikus dengan jumlah total yakni 1.120 ekor tikus.Ketika dilakukan pemeriksaan izin karantina hewan dari daerah asal, ternyata dokumen tersebut tidak bisa ditunjukkan.Oleh karena itu, anggota gabungan kemudian mengamankan mobil beserta 14 boks tikus ke Polsek KP3 guna penyedilikan lebih lanjut.Dari hasil penyelidikan, diketahui pemilik tikus adalah David Mailake, warga Dangunemo, Sulteng. Sementara sang kurir yang juga pemilik kendaraan bernama Roni, warga Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.Mobil tersebut pun disewa seharga Rp 1,5 juta dalam sekali antar. Rencananya tikus mati ini akan dibawa ke Pasar Tomohon yang telah dipesan oleh pembeli dengan bernama Sandra.“Harganya Rp 10 ribu per ekor. Selanjutnya, tikus mati ini akan kami serahkan kepada pihak Balai Karantina Hewan Gorontalo,” ungkap Kapolsek KP3, Iptu Imran Panigoro, dikutip dari Gorontalo Post (Jawa Pos Grup), Sabtu (24/2).

Komentar

VIDEO TERKINI