Ganjar Minta Kembangkan Kopi Cita Rasa Khas Jateng

Maret 23, 2018
Belum ada gambar

SOLO, RAKYATJATENG – Didaulat resmikan kedai kopi yang diberi nama Kafe Kopi Gayeng Ndaleme Eyang, Ganjar Pranowo berpose layaknya seorang barista (peracik kopi) profesional.Dipandu oleh sang pemilik kafe Aditya Rismaya Triwahjuna, Ganjar meracik kopi pertama menandai dibukanya kedai kopi dengan gaya limasan khas Jawa.Ternyata Ganjar cukup mahir dalam meracik kopi, tidak butuh waktu lama sekitar lima menit, secangkir kopi Lawu siap disajikan dengan cara V60 (v sixty).Kedai kopi yang terletak di kawasan Sumber Solo ini menyajikan menu kopi single origin dengan bahan kopi dari berbagai daerah di Jateng.”Baunya sudah kaya kopi beneran. Ini kopi gunung Lawu, kenapa dipilih karena saya lahir di lereng Lawu (Karanganyar),” jelas Ganjar yang juga calon gubernur Jawa Tengah ini, Kamis (22/3).Di hadapan wirausahawan muda Solo, relawan Ganjar, dan warga sekitar kafe, Ganjar mendapat kursus singkat tentang kopi yang dijelaskan oleh Adit dan Abi Nesta (38), barista di Ensikopidi.Mulai dari mengenal jenis kopi, roasting, alat-alat, hingga berbagai jenis cara penyajian kopi. Selain itu Abi Nesta seorang barista juga menjelaskan tahap-tahap pembuatan kopi yang relatif panjang.Bahwa usai memanen kopi, proses yang dibutuhkan masih sangat panjang hingga akhirnya menjadi kopi yang siap untuk dinikmati.Buah kopi yang berwarna merah (cerry) diproses menjadi gabah (HS), lalu gabah menjadi beras (green bean) dan proses selanjutnya green bean disangrai (roasting) menjadi roast been.Baru kemudian biji kopi bisa ditumbuk atau digiling atau bisa juga dibubukkan (greender) sampai menjadi bubuk kopi yang siap melalui proses selanjutnya yakni siap diseduh dan dinikmati.Dengan wajah serius dan sesekali menganggukkan kepala Ganjar juga mendapatkan penjelasan cara penyajian kopi juga beragam.

Komentar

VIDEO TERKINI