2 Tahun Lagi Kota Lama Semarang Jadi Warisan Budaya Dunia

Maret 22, 2018

SEMARANG, RAKYATJATENG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang meminta para pegiat wisata di Kota Semarang untuk ikut mempromosikan destinasi wisata kawasan Kota Lama Semarang.Hal itu disampaikan Kepala Disbudpar Kota Semarang, Masdiana Safitri saat acara morning tea bertema Support Revitalisasi Kota Lama Menuju World Heritage 2020 di Gedung Oudetrap kawasan Kota Lama Semarang, Rabu (21/3). Menurutnya, support yang diberikan yaitu dengan berbagai upaya khususnya promosi melalui media sosial (sosmed).”Sekarang era digital. Banyak spot di Kota Lama yang instagramable. Sehingga dari berbagai foto itu kemudian diupload ke sosmed sehingga keunikan Kota Lama itu tersebar. Kalau semakin sering upload maka semakin cepat tersebar,” katanya.Dalam acara tersebut, Disbudpar mengundang para pegiat wisata dan seluruh stake holder wisata Kota Semarang. Mereka semua diminta untuk ikut memberikan dukungan dalam rangka menyongsong Kota Lama menjadi warisan budaya dunia pada 2020 mendatang.Masdiana menjelaskan, Kota Lama menjadi salah satu destinasi wisata yang menjadi prioritas pengembangan oleh Pemeritah Kota Semarang. Sehingga diperlukan sinergitas yang baik dari seluruh stake holder meliputi biro perjalanan wisata, guide, pengelola hotel, restoran dan lainnya.”Kota Semarang saat ini sudah bergeser dari kota bisnis menjadi kota pariwisata. Maka dari itu, diperlukan pengembangan berbagai destinasi wisata yang ada termasuk Kota Lama,” jelasnya.Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, saat ini proses pembangunan Kota Lama masih fokus pada perbaikan jalan dan pemasangan ducting.”Setelah selesai di Sayangan, pembangunan bergeser ke Jalan Letjend R Suprapto. Kami harapkan semua on schedule, semua pembangunan selesai pada Desember 2018 mendatang,” ujarnya.

Komentar