Sebar Hoax Terkait Penganiayaan di Kendal, Polda Jateng Tangkap Seseorang di Bekasi

Maret 21, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Kasus penganiayaan terhadap ayah dan anak mantunya di Kabupaten Kendal yang dilakukan seseorang yang diduga hendak mencuri, ternyata dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan berita yang dinilai hoax lewat media sosial.Dengan mengupload gambar korban di media sosial baik WA maupun facebook, seseorang itu menyertakan kalimat yang dianggap dapat meresahkan masyarakat. Karena itu, polisi langsung melacak keberadaan pemilik akun. Akhirnya sang pemilik akun berhasil ditangkap di daerah Bekasi hari ini, Rabu (21/3), inisialnya T.Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang Agus Nurus Sakban dan mertuanya H Ahmad Zaenuri, warga Dukuh Krajan, Sesa Truko, kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, dianiaya oleh seseorang yang diduga akan melakukan pencurian, Sabtu (17/3) lalu. Pelaku berinisial Sy alias Bg (35) dan telah diamankan.Menurut Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Condro Kirono, polisi tidak sampai pada penahanan tersangka. “Polisi tidak hanya sampai disitu. Tim dari Mabes turun, Polda juga turun dan masih ada di Kendal dan beberapa tempat. Untuk melihat apa ada keterkaitannya dengan penganiayaan yang terjadi di sejumlah tempat,” katanya sambil mengatakan hingga kini polisi belum menyimpulkannya.Selain itu, katanya, ada pihak tertentu yang kemudian memanfaatkan situasi ini untuk menimbulkan keresahan. “Ada yang mengupload gambar korban yang dianiaya itu di grup WA, di facebook, dengan tulisan yang meresahkan. Kita telusuri (pemilik akun) facebook di Bekasi,” jelas Kapolda.Menurut Kapolda, pihaknya sudah meminta tanggapan saksi ahli. Dan saksi ahli menyatakan apa yang disebarkan sudah memenuhi unsur-unsur melanggar UU ITE pasal 45.”Karena itu langsung kita tangkap di Jakarta Barat hari ini. Kalau tidak (ditangkap), nanti seolah-olah benar apa yang disebarkan, padahal tidak. Sehingga kita tangkap. Kita tangkap atas nama T dan dijadikan tersangka,” katanya.

Komentar

VIDEO TERKINI