Masih Didalami Kronologi Jatuhnya Pesawat di Cilacap

CILACAP, RAKYATJATENG – Danlanud Jenderal Besar Soedirman Purbalingga, Lelkol (Pnb) Putu Sucahyadi mengatakan jika kecelakaan pesawat dengan nomor registrasi PK RTZ yang terjadi pada pukul 15.25 WIB di Bandara Tunggul Wulung, Cilacap merupakan pesawat milik Ganesa Flight Academy. Terkait kronologi pihaknya masih akan mendalami.

“Untuk kronologi kejadian masih didalami. Untuk korban bernama Kolonel penerbang MJ Hanafie,” kata Letkol Penerbangan Putu Sucahyadi kepada wartawan dalam konferensi pers di RSUD Cilacap, Selasa (20/3).

Menurut dia, kegiatan yang dilakukan Letkol Penerbang Hanafie tersebut dalam misi penerbangan profesiensi atau mengasah skill dalam rangka mendukung flight academy.

“Dari informasi yang diterima beliau merencanakan untuk terbang aerobatik,” jelasnya.

Dia mengatakan jika korban hanya satu yakni Letkol Penerbangan Hanafie. Dari kejadian di TKP, lanjut dia, pesawat memang menabrak hanggar setelah sebelumnya menabrak beberapa pesawat.

“Ada sekitar 6-7 pesawat termasuk pesawat dari korban sendiri dan pesawat kemudian berhenti didalam hanggar. Kondisi pesawat yang ditabrak rusak berat,” jelasnya.

Pesawat tersebut merupakan pesawat tipe Decatlon buatan Amerika dan biasa dipergunakan untuk aerobatik serta masih layak terbang.

“Pesawat baru datang di Ganesa, kami belum dapat informasi lebih dalam tentang pesawat ini,” jelasnya. (dtc)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono