Kata Pengamat: AHY Jadi Cawapres Jokowi, Koalisi Bisa Pecah

Maret 19, 2018
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Pengamat politik dari Universitas Padjajaran, Muradi memprediksi kemungkinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo di Pilpres 2019 sangat kecil.Muradi menilai, pilihan menjadikan putra Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai cawapres hanya akan memecah konsolidasi partai koalisi pendukung Jokowi yang sudah terbangun saat ini.”Opsinya terlalu prematur. Saya kira kalau PD mau bergabung dalam koalisi pendukung Jokowi, maka harus tidak bersyarat,” ujar Muradi, Senin (19/3).Menurut Muradi, PD tetap akan diuntungkan jika bergabung dengan koalisi pendukung Jokowi meski dengan tanpa syarat. Keuntungan menjadi terbuka jika Jokowi terpilih kembali dan tujuan memunculkan nama AHY bukan untuk Pilpres 2019, tapi Pilpres 2024.”Demokrat penting membangun politik untuk Pilpres 2024. Karena itu, perlu dekat dengan kekuasaan. Karena dengan demikian ada akses politik dan akses kekuasaan. Saya kira ini menjadi poin penting,” ucapnya.Selain buat karier politik AHY, partai berlambang mercy tersebut kata Muradi, juga akan diuntungkan dari segi elektabilitas ketika mantan Wali Kota Surakarta tersebut nantinya menang.Masyarakat kemungkinan akan menilai PD sebagai partai yang mendukung kemajuan bangsa. Karena memberikan dukungan tanpa syarat.Sebelumnya, hasil survei yang dilakukan lembaga Poltracking Indonesia menempatkan Agus Harimurti Yudhoyono, putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, menjadi kandidat cawapres terkuat di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 nanti.Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda mengatakan, jika dipasangkan dengan Presiden Jokowi, rata-rata elektabilitas Agus mencapai 13,9 persen. Sedangkan bila dipasangkan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, elektabilitas Agus bisa mencapai 15,85 persen.”Jadi, bagi Demokrat menawarkan AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) sebagai cawapres, itu kalkulasi yang paling realistis,” kata Hanta Yuda saat memaparkan hasil surveinya di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, belum lama ini. (jpnn-oz)

Komentar

VIDEO TERKINI