Ini Pengakuan CW Soal Biaya Hotel Selama Bertahun-tahun dan Kisah Mengadopsi Anak

Maret 17, 2018

JAKARTA, RAKYATJATENG – Dikabarkan tinggal di hotel bertahun-tahun, perempuan 60 tahun berinisial CW mengaku seluruh biaya berasal dari bantuan gereja. Dia mengatakan, kabar yang selama ini beredar adalah kekeliruan.”Saya merasa difitnah. Katanya nyiksa, katanya nyekap, itu enggak benar sama sekali. Boleh dibuktikan sendiri. Padahal ibu dari masing-masing anak dikasih alamatnya. Jadi tidak satu pihak. Ini informasinya satu pihak sehingga saya stress dan kok aneh jadinya begini,” kata CW setibanya di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jumat (16/3).Saat mengadopsi anak itu, lanjut CW, ada kesaksian dari neneknya. Ibu dari salah satu anak tersebut juga telah menikah dengan seorang polisi di Sumba Barat.”Waku itu ibunya juga sedang mengidap penyakit, dan dia tinggal di Kampung Rawa 2 nomor 31, nama anaknya Dewi Komalasari sama Rafael. Silahkan dicek,” lanjut CW.Selain Rafael dan Dewi, CW juga mengadopsi anak bernama Oliv. Menurut pengakuannya bahwa orang tua Oliv dalam keadaan susah berbicara.”Saya mengasuh anak-anak cuma untuk kemanusiaan enggak ada yang lain. Kalau benar, lihatin itu, anak sama saya. Waktu itu enggak boleh, anak-anak ditarik sama polisi. Sampai saya mau dibanting sama HT,” tutur CW saat menuju ruangan.Diberitakan sebelumnya seorang wanita berinisial CW, telah mengadopsi lima anak dan tinggal di hotel selama beberap tahun. Hal itu terungkap karena salah seorang anak adopsinya bernama FA, kabur dari hotel dan kembali kepada pengasuhnya.Pengasuh itupun melaporkan kepada LPAI dan laporan itu diteruskan ke pihak kepolisian. “Saat ini pelaku bernama CW ini sudah chek out dari hotel ke rumahnya. Rumahnya menurut BAP ada di Benhil,” kata Kanit V Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum AKP, Hasiati Lawole.

Komentar