Tak Penuhi Syarat, Ratusan Ribu Potensi Pemilih di Jateng Dicoret

Maret 16, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Ratusan ribu potensi pemilih di sejumlah daerah di Jawa Tengah dinyatakan tidak memenuhi syarat. Nama mereka pun dicoret dari daftar pemilih sementara (DPS) Pilgub Jateng maupun Pilbup setempat.Di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menemukan 54.068 potensi pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) menggunakan hak suara dalam Pilgub Jateng 2018 mendatang. Untuk itu nama mereka dicoret dari daftar pemilih sementara.Menurut Ketua KPU Kabupaten Semarang, Guntur Suhawan, bahwa dalam coklit (pencocokan dan penelitian) menemukan fakta dari DP4 (daftar penduduk potensial pemilih pemilu) ada yang tidak memenuhi syarat (TMS).”Untuk TMS sebanyak 54.068 karena ada faktor di ataranya sudah meninggal dunia, pindah domisili, defacto ada nama tapi tidak ditemukan orangnya, sehingga kami lakukan pencoretan dari DPS Pilgub,” kata Guntur Jumat (16/3).Selain itu, Guntur menyebut data pemilih baru mencapai 37.884 orang, sehingga total jumlah DPS Pilgub Jateng di kabupaten itu sebanyak 758.413 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 373.649 pemilih laki-laki dan 384.764 perempuan.Hal serupa juga ditemukan di Kabupaten Grobogan. KPU Grobogan menyatakan ada 72.296 orang warga potensial pemilih kabupaten tersebut yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya dalam Pilgub Jateng mendatang.”Dari hasil pemutakhiran data, ada 72.396 pemilih dalam data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) sehingga dikeluarkan dari daftar pemilih,” kata Ketua KPU Grobogan, Afrosin Arif, saat rapat pleno rekapitulasi daftar pemilih sementara (DPS) Pilgub Jateng 2018, Rabu (14/3).Menurutnya, mereka yang masuk kategori TMS ini di antaranya adalah orang gila, sudah meninggal, di bawah umur, tidak dikenal, anggota TNI/Polri, data ganda, dan sudah pindah tempat.Dalam rapat tersebut dipaparkannya juga, jumlah pemilih yang masuk dalam DPS sebanyak 1.096.278 orang. Rinciannya, sebanyak 544.689 laki-laki dan 551.589 perempuan.Sementara di Kabupaten Tegal, pemilih yang tidak memenuhi syarat sebanyak 178.575 orang.“Pemilih tidak memenuhi syarat itu karena sudah meninggal dunia, data ganda, di bawah umur, pindah domisili, tidak dikenal, berstatus TNI/Polri, hilang ingatan, hak pilih dicabut, dan bukan penduduk setempat. Terbanyak pindah tempat sekitar 80 ribu orang, dan meninggal dunia 40 ribu orang,” papar Divisi Data dan Perencanaan KPU Kabupaten Tegal Muhamad Fasihin.Sedangkan untuk DPS pemilihan bupati (pilbup) Tegal dan pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Tengah di Kabupaten Tegal ditetapkan sebanyak 1.196.057 orang. Dari jumlah itu, 134.750 orang di antaranya merupakan pemilih pemula.“Setelah dilakukan rekapitulasi, DPS pemilihan gubernur Jateng dan pemilihan bupati Tegal sebanyak 1.196.057 pemilih,” kata Fasihin, kemarin.Hasil rekapitulasi juga mencatat adanya pemilih baru yang sebelumnya tidak terdaftar dalam daftar pemilih sebelum coklit sebanyak 134.750 orang. (dtc-rdrtgl-dbs/yon)

Komentar

VIDEO TERKINI