Pilkada Serentak, Kapolres Temanggung: Boleh Beda Pilihan, Namun Tetap Jaga Kerukunan

Maret 16, 2018

TEMANGGUNG, RAKYATJATENG – Gema sholawat akbar yang menghadirkan grup Al-Muqorrobin dari Kendal menggetarkan masyarakat Temanggung, di Pelataran Makam Ki Ageng Makukuhan, Kecamatan Kedu, Kamis (15/3) malam.Sholawat akbar yang turut menghadirkan Habib Fauzi dan Habib Firdaus dari Kendal ini, berhasil menyedot ribuan jemaah dari berbagai daerah.Kegiatan ini merupakan ide gagasan Kapolres Temanggung, AKBP Wiyono Eko Prasetyo dalam rangka menciptakan iklim yang sejuk di Temanggung, mengingat wilayahnya saat ini tengah akan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018.Sholawat akbar ini mengusung tema “Polres Temanggung bersholawat untuk keselamatan bangsa dan negara dalam menghadapi Pilkada 2018 agar tercipta situasi kamtibmas aman dan kondusif”.Dalam sambutannya, Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo mengajak masyarakat agar senantiasa mensyukuri nikmat dan karunia yang sudah Allah SWT berikan.“Jangan lupa bersyukur, karena kita masih diberikan kesehatan dan umur panjang,” ujar Pria kelahiran Kediri Jawa Timur ini.Dikatakan Wiyono, tema yang diusung dalam gema shalawat akbar ini sangat relevan dengan kondisi saat ini yaitu masa Pilkada, dimana geliat kekinian yang membuat situasi menjadi hangat. Menurutnya, dengan bershalawat maka jiwa dan hati manusia akan merasakan kesejukan serta kedamaian.“Melalui sholawat kami ajak masyarakat untuk bermunajat, memohon ridho Allah SWT agar Temanggung senantiasa aman dan kondusif, karena dengan bershalawat hati kita akan merasakan sejuk, apalagi dengan kondisi saat ini,” terang mantan Kasat Reskrim Polrestabes Semarang ini.Pria lulusan Akademi Polisi (Akpol) 1999 ini berpesan, adanya pesta demokrasi ini agar dapat dijadikan simbol pemersatu warga. Jangan hanya karena beda pilihan masyarakat menjadi terpecah dan terkotak-kotak.“Boleh beda pilihan, namun tetap jaga kerukunan. Jangan mudah terprovokasi dan jangan mudah terbawa isu. Mari kita bersama-sama menjaga keutuhan NKRI, karena NKRI harga mati,” pesannya.

Komentar