Panitia Rekrutmen Calon Anggota Polri di Jateng Disumpah dan Tandatangani Ikrar

Maret 16, 2018

SEMARANG, RAKYATJATENG – Penerimaan calon anggota Polisi Republik Indonesia (Polri) segera dibuka. Panitia dan pendaftar ditegaskan agar tidak melakukan kecurangan karena ada konsekuensinya.Panitia daerah (Panda) dari Polda Jawa Tengah dipegang sumpahnya dengan ikrar.Ikrar yang dilakukan oleh 250 panitia daerah digelar hari Kamis (15/3) malam tadi di kawasan Tugu Muda Semarang hanya dengan penerangan lilin dan obor agar khitmat. Panitia disumpah agar jujur dan profesional dalam melaksanakan proses penerimaan calon anggota polri.Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono menegaskan menindaklanjuti Rakernis bahwa untuk merekrut calon Polri yang berintegritas dan berkualitas, itu tidak lepas dari pada segenap panitia.Kapolda juga kembali menegaskan bahwa rekrutmen calon anggota Polri itu gratis, tidak ada bayar membayar atau “uang pelicin”. “Bahwa rekruitmen calon anggota Polri tidak ada bayar atau tidak ada dipungut biaya. Tidak ada katabelece atau titip menitip. Semuanya dipulangkan kepada kesiapan para calon. Karena itu, siapkan fisik dan intelek akademisnya,” jelas Kapolda.Menurutnya, jika ada panitia yang melakukan kecurangan maka akan langsung dipecat.”Siapa yang masuk bintara polisi bayar, bayar ke siapa, laporkan ke saya. Kalau terbukti langsung saya pecat,” tegas Condro usai menandatangani ikrar di Tugu Muda Semarang, Kamis (15/3) malam.Condro mengatakan dalam proses penerimaan calon anggota Polri baik Bintara maupun Akpol tidak ada istilah titip menitip atau membayar karena dipastikan prosesnya gratis.Ia pun mengimbau agar masyarakat jangan pernah percaya jika ada pihak yang bisa meloloskan ujian masuk calon anggota polri. Termasuk orang-orang yang mengatasnamakan pejabat kepolisian.”Jangan mau kalau ada yang mengatasnamakan anggota dan pejabat polri, bohong belaka itu,” tegasnya.

Komentar