Mayoritas Petani di Kudus Belum Miliki Kartu Tani, Ini Penyebabnya

Maret 16, 2018
Belum ada gambar

KUDUS, RAKYATJATENG – Mayoritas petani di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, hingga kini belum menerima Kartu Tani yang bisa digunakan untuk berbelanja pupuk bersubsidi karena masih dalam proses memasukkan data.”Berdasarkan data di Sistem Informasi Pertanian Indonesia (SINPI) per 26 Februari 2018, jumlah petani yang masuk di SINPI sebanyak 41.968 petani,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Catur Sulistiyanto melalui Admin Kartu Tani Kabupaten Kudus Moch Rozi di Kudus, Jumat (16/3).Dari jumlah tersebut, petani yang sudah menerima Kartu Tani sebanyak 16.096 petani, sedangkan yang belum menerima sebanyak 25.872 orang.Rozi mengatakan pihak perbankan yang ditunjuk yakni Bank BRI tengah melakukan pendistribusian kartu tani secara bertahap.Jumlah petani di Kabupaten Kudus saat ini tercatat sebanyak 52.342 petani yang tersebar di sembilan kecamatan.Dari jumlah tersebut, memang belum semuanya masuk ke SIMPI karena tercatat ada 10.374 petani yang sudah terdata tetapi belum masuk ke SIMPI.Sementara persyaratan mendapatkan Kartu Tani adalah mereka harus masuk ke SIMPI.Dalam rangka mempercepat proses pemasukan data petani maka dibentuk admin Kartu Tani di setiap kecamatan.”Jika data masing-masing petani sudah masuk ke SIMPI, maka selang 1,5 bulan petani bisa memiliki Kartu Tani,” ujarnya.Sedangkan proses pencetakan Kartu Tani ditangani oleh BRI Pusat.Rozi menduga adanya petani yang belum mengurus Kartu Tani adalah karena mereka belum sepenuhnya memahami manfaat kartu tersebut untuk jangka panjang.”Petani tidak perlu khawatir terbebani biaya pembukaan rekening tabungan karena dijamin tidak ada biaya apapun, termasuk biaya administrasi dan tidak perlu ada saldo minimal di dalam pembukaan rekening tersebut,” ujarnya.Kartu Tani tersebut, lanjut dia, juga bisa dijadikan tabungan tanpa dikenakan biaya.

Komentar

VIDEO TERKINI