Koridor VII Trans Semarang Dilengkapi 38 Halte, 10 Unit Cadangan

Maret 13, 2018

SEMARANG, RAKYATJATENG – Untuk menunjang pengoperasian koridor baru Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang, maka di sepanjang Koridor VII disiapkan setidaknya 38 “shelter” atau halte.Menurut Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang Ade Bhakti bahwatotal `shelter` yang terpasang ada 38 unit, dan ada 10 unit untuk cadangan. Hal itu dijelaskan Ade di Semarang, Selasa.Ade mengatakan, penambahan “shelter” di sepanjang Koridor VII nantinya bisa dilakukan jika diperlukan, termasuk apabila ada permintaan dari masyarakat selaku pengguna jasa.Untuk “shelter” menggunakan model portabel tipe A atau ukuran besar, tetapi nantinya akan dibangun permanen untuk “shelter” yang penumpangnya padat.”Sejauh ini, persiapan pengoperasian Koridor VII Trans Semarang yang ditargetkan pada tahun ini berjalan dengan baik,” katanya.Untuk armada, kata dia, sebanyak 15 unit BRT Transsemarang sudah siap, termasuk pengurusan administrasi, yakni surat-surat kendaraan juga sudah rampung.Dikatannya, saat ini tinggal menunggu proses lelang yang ditargetkan pertengahan Maret 2018 sudah bisa ditentukan pemenang tendernya.Untuk rute koridor baru Transsemarang adalah Terminal Terboyo-Kaligawe-Woltermonginsido-Jalan Soekarno-Hatta (arteri)-Lapak Sementara Pasar Johar.Dari Lapak Sementara Pasar Johar di MAJT Semarang, bus akan melanjutkan rute ke Jalan Pattimura-Kota Lama-Jalan Pemuda-Tugu Muda-Imam Bonjol, dan kembali rute semula menuju Terminal Terboyo Semarang.”Koridor VII Trans Semarang memiliki jarak tempuh sepanjang 41,6 kilometer dan hanya memiliki satu “pool”, yakni di Terminal Terboyo Semarang,” imbuhnya. (ant/yon)

Komentar