Jepang dan Korsel Sepakat Tetap Akan Pertahankan Tekanan Maksimum pada Korut

Maret 13, 2018

TOKYO, RAKYATJATENG – Pemerintah Jepang dan Korea Selatan menyepakati akan tetap memberikan tekanan maksimum kepada Korea Utara meski telah ada rencana untuk bernegosiasi dengan AS.Tokyo maupun Seoul memutuskan tekanan maksimum harus dipelihara hingga adanya tindakan nyata yang diambil Pyongyang terhadap program persenjataan nuklirnya.”Jepang dan Korea Selatan telah sepakat akan terus menerapkan tekanan maksimum kepada Korea Utara hingga dihasilkan sebuah tindakan nyata,” kata Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono kepada wartawan, Senin (12/3).Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Kono usai bertemu dengan Kepala Badan Intelijen Nasional Korea Selatan Suh Hoon.Namun demikian, Kono tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai tindakan nyata yang dimaksud.Dia juga tidak menjawab tudingan yang menyebut Jepang telah melunakkan posisinya terhadap Korea Utara sebagai prasyarat dilakukannya perundingan.Jepang juga menyatakan kesiapan membayar biaya untuk inspeksi fasilitas nuklir Korea Utara oleh Badan Energi Aton Internasional (IAEA). Demikian dilansir dariReuters.com.Sebelumnya, AS melalui Direktur Dinas Intelijen AS (CIA) Mike Pompeo menyampaikan jika Washington tidak akan memberi kelonggaran terhadap Korut saat negosiasi antara kedua negara berlangsung.Presiden AS Donald Trump menyatakan kesediaannya bertemu dengan pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un yang dijadwalkan pada akhir Mei mendatang.Pompei juga menepis keraguan sejumlah pengamat internasional tentang hasil pertemuan yang bakal memberi solusi menguntungkan kepada kedua negara.Para pengamat meyakini, sebagai ganti denuklirisasi yang dilakukan, Korut bakal meminta AS menarik seluruh pasukannya di Korea Selatan (Korsel).Washington juga dipercaya akan diminta mencabut sistem pertahanan udara yang mereka pasang di sekitar Semenanjung Korea.Selain itu, AS juga mempunyai tugas untuk membebaskan tiga warga negaranya yang ditahan Korut dengan tuduhan spionase dan rencana menggulingkan rezim. (kcm)

Komentar