Kecelakaan Saat Arum Jeram di Sungai Serayu, 2 Orang Tewas, 5 Luka-luka

Maret 12, 2018

PURWOKERTO – Bermaksud ingin berwisata, justru berduka. Itulah yang menimpa rombongan dari SMPN 2 Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Salah satu perahu dari rombongan arum jeram mengalami kecelakaan di Sungai Serayu, Desa Singamerta, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (11/3).Dalam peristiwa ini, dua orang dilaporkan meninggal dunia dan lima lainnya luka-luka.Menurut Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara Arief Rahman mengatakan, memang ada kecelakaan saat arum jeram di Sungai Serayu. “Ada dua orang yang meninggal dunia, sedangkan yang luka lima orang,” jelas Arief.Korban meninggal adalah Kohar Mutalim (54), guru SMPN 2 Kroya, dan Ahmad Prihantoro (25), warga Desa Kutayasa, Kecamatan Madukara, Banjarnegara, yang merupakan pemandu arung jeram.Informasi yang diterima BPBD Banjarnegara menyebutkan, kejadian tersebut bermula saat rombongan karyawan dan guru Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kroya, Kabupaten Cilacap, Jateng, melaksanakan arung jeram yang dimulai dari Desa Prigi.Karena jumlahnya 54 orang, maka dibagi dalam sembilan perahu masing-masing terdiri atas lima-enam orang ditambah seorang pemandu dari operator arung jeram The Pikas serta sebuah perahu tim penolong.Namun saat sampai di jeram besar yang berada di pertemuan Kali Tulis dan Sungai Serayu, perahu nomor 5 yang ditumpangi korban terbalik sehingga tim penolong berusaha menyelamatkan para penumpang ke tepi sungai.Tim penolong berhasil menyelamatkan lima orang penumpang sedangkan dua orang lainnya, yakni Ahmad Prihantoro dan Kohar Mutalim masih berada di atas perahu karet yang terbalik serta terbawa arus hingga mendekati bendungan Singamerta.Namun perahu karet tersebut menabrak dinding sungai sehingga mengakibatkan kedua korban terjatuh ke Sungai Serayu.

Komentar