Mencengangkan! Penggal Kepala Ibu Kandung, Lelaki Ini Mengaku Tak Menyesal

Maret 11, 2018
Belum ada gambar

KEBUMEN, RAKYATJATENG – Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, jajaran Polres Kebumen berhasil membekuk tersangka pembunuh ibu kandungnya, Sabtu (10/3). Tersangka berinisial Sm (36) warga Dusun Kejayan, Desa Bocor, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen itu ditangkap saat mengendarai sepeda ontel di Jalan Pemuda Kebumen pukul 07.20 WIB.Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa parang yang dipakai untuk memenggal leher sang ibu tersangka bernama Sutarmi. Turut diamankan tas dan sepeda yang digunakan tersangka untuk melarikan diri.Menurut Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar bahwa dari hasil pemeriksaan ternyata tersangka sudah mempersiapkan aksinya. Ini dibuktikan dengan parang yang dimasukkan di dalam tas punggung. “Sehingga jika  melihat dari unsur-unsur pasal, masuk dalam unsur perencanaan yakni pasal 340 KUHP,” ujar AKBP Arief Bahtiar kepada wartawan di Mapolres Kebumen, Sabtu (10/3).Ancaman terberat atas pelanggaran pasal ini adalah hukuman mati atau seumur hidup.Seperti diberitakan sebelumnya, saat itu tersangka yang membawa parang mengejar ibunya setelah tidak memberi uang Rp 500.000 yang dia minta. Saat jatuh di sawah, tersangka membacok tepat di leher ibunya sebanyak lima kali hingga kepala korban terputus dari tubuhnya.Kekejian itu terungkap dalam rilis kasus ini di Mapolres Kebumen, Sabtu (10/3) siang, beberapa jam setelah penangkapan.Brutalnya lagi, tersangka sempat akan memasukan kepala ibunya ke dalam tas, namun karena tidak muat akhirnya kepala bersama tas miliknya ditinggal di samping mayat sang ibu.Yang lebih mencengangkan, tersangka mengaku tidak menyesal telah membunuh ibunya. Namun pria yang wajahnya penuh gambar tatto tersebut mengaku tidak akan mengulangi perbutannya.Menurut Kapolres, meski pernah dirawat di rumah sakit jiwa (RSJ) Magelang tahun 2014, tersangka cukup lancar dalam menjawab pertanyaan penyidik. Meski demikian pihaknya tetap akan melakukan pemeriksaan kesehatan kejiwaan tersangka ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) atau Bid Dokkes Polda Jateng.

Komentar

VIDEO TERKINI