Deklarasi Anti Hoax, Kapolda: Ada Tiga Kasus Hoax di Jateng

Maret 11, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Munculnya berita-berita hoax atau berita bohong sudah dianggap meresahkan masyarakat. Hal ini mengundang keprihatinan banyak elemen masyarakat. Karena itu, Masyarakat Jawa Tengah Anti Hoax menggelar aksi sekaligus deklarasi untuk memerangi berita-berita hoax.Dipimpin oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono yang terjun di tengah kerumunan warga, mereka melafalkan beberapa kalimat anti hoaks di area Car Free Day (CFD) Jalan Pahlawan Semarang, Minggu (11/3).Kapolda menyatakan, tren jumlah berita hoax sudah menurun seiring dengan adanya deklarasi anti hoax yang digelar di sejumlah daerah. “Alhamdulillah dengan adanya deklarasi komitmen di kabupaten/kota di Jawa Tengah ini, tren jumlah berita hoax atau berita memecah belah relatif sedikit sekali,” ujar Kapolda saat menghadiri deklarasi masyarakat anti hoax di Kota Semarang.Menurut Kapolda, sejak mulai dari awal kampanye, hanya ada tiga kasus hoax di Jawa Tengah. “Dari tiga itu, yang dua sudah ditutup. Begitu kita tindaklanjuti langsung ditutup. Sedang yang satu ditindaklanjuti di Banjarnegara,” jelasnya.Kapolda juga menyatakan, sengaja mengajak Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) untuk selalu waspada terhadap isu yang mengatasnamakan SARA dan ujaran kebencian. Terlebih, masyarakat Jateng akan menggelar pesta demokrasi pemilihan kepala daerah sehingga potensi munculnya hoax semakin besar.”Kami selaku penegak hukum dan aparat pengawal Pilkada Jateng 2018 berusaha menciptakan Pilkada Jateng yang aman, damai, dan sejuk. Mari bersama-sama kita lawan hoax dengan mendeklarasikan Masyarakat Jawa Tengah Anti Hoax,” tuturnya.Sementara Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Jawa Tengah, Septiaji Eko Nugroho, mengatakan, pihaknya menyatakan perang terhadap hoax karena dianggap sebagai musuh agama dan rakyat Indonesia.”Hoax ini musuh agama, rakyat, dan negara. Hoax juga sangat menganggu keharmonisan dan membuat polarisasi di masyarakat,” ujar Septiaji.

Komentar

VIDEO TERKINI