Bupati Desak Bangun Rest Area di Jalan Tol Wilayah Pekalongan

Maret 11, 2018

PEKALONGAN, RAKYATJATENG – Masyarakat Kabupaten Pekalongan terkenal dengan sentra batik. Sehubungan dengan adanya jalan tol, mereka telah mengajukan permohonan kepada Pemerintah agar diadakan rest area tipe A di wilayah Kabupaten Pekalongan dari arah Jakarta untuk menjual hasil-hasil produk dari para pelaku UMKM, baik batik, kompeksi, jeans, tenun, sarung.Jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Pekalongan sekitar 32.000 UMKM yang bergerak di bidang itu dari 52.000 UMKM yang ada di Kabupaten Pekalongan.Hal itu diungkapkan Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, usai menerima kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum RI Basuki Hadimuljono, di area tol ruas Pekajangan Kecamatan Kedungwuni, Pekalongan, belum lama ini.Tampak hadir Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Polisi Condro Kirono, Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan PT. Waskita selaku operator pembangunan jalan tol, Sekda Mukaromah Syakoer, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Hari Suminto, Kepala Bappeda dan Litbang dan Kepala DPU dan Taru Kabupaten Pekalongan.Menurut bupati, pihaknya telah mengusulkan sejak lama, tepatnya sejak tahun 2009. Kata Bupati, bahkan sejak dulu pertama kali ide jalan tol ini muncul masyarakat sudah menginginkan rest area. “Makanya tadi di hadapan Menteri PU saat melakukan kunjungan ke area tol di ruas Pekajangan saya sampaikan bahwa Kabupaten Pekalongan hanya minta rest area untuk menjual produk batik. Dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bapak Hery TZ masih berkeberatan karena alasan jarak antara Jalan Tol Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Batang. Bagi saya pokoknya ini harus karena menyangkut aspirasi seluruh pedagang, para pelaku industri UMKM batik yang ada di Kabupaten Pekalongan,” ujar Bupati.Bupati menuturkan bahwa batik di Kabupaten Pekalongan ini menyumbang hampir separuh dari produksi batik nasional. Jadi, lanjut Bupati, sudah saatnya jalan tol itu supaya bermanfat untuk rakyat. “Buat apa dibikin jalan tol kalau pada endingnya membunuh UMKM. Justru dengan adanya jalan tol itu akan memudahkan masyarakat memasarkan produknya. Itu yang saya harapkan,” terang Bupati.

Komentar