Walah…. Betah “Digoyang” Majikan di Arab, Istri Donwori Belasan Tahun Ogah Pulang

Maret 10, 2018
Belum ada gambar

BANYAK perempuan rela merantau jauh ke negeri orang (menjadi TKW) untuk memperbaiki ekonomi keluarga. Harapannya, dengan menjadi TKW,  keluarga ideal yg berkecukupan dapat mereka peroleh. Namun yang jamak terjadi, hubungan rumah tangga kandas karena sang istri keasyikan bekerja hingga belasan tahun tak pulang.Donwori,55, (maaf, nama samaran) dengan rokok di tangan kanan dan berkas perceraian di tangan kiri, duduk dengan santai di Ruang Tunggu Pengadilan Agama Kelas 1 Surabaya. Rupanya ini merupakan sidang terakhirnya sebelum resmi berpisah dengan Sephia,45, (juga nama samaran).”Ini ngurus perceraian, tinggal sedikit lagi selesai,” ujarnya santai saat ditemui Radar Surabaya di Ruang Tunggu Pengadilan Agama Kelas 1 Surabaya.Keputusan Donwori untuk berpisah dengan Sephia memang sudah bulat satu tahun belakangan. Hal itu lantaran dirinya tak sanggup lagi menunggu Sephia pulang ke rumah karena terlalu asik menjadi TKW.”Kerja ya kerja, boleh-boleh aja, tapi bukannya sampai tak pulang belasan tahun,” jelas Donwori.Donwori menjelaskan, Sephia telah meninggalkan rumah sejak 2005 lalu. Dan sejak itu pula istrinya itu tak pernah menginjakkan kakinya di rumah lagi.”Kerjo nok Arab, pas entuk majikan penak, kepenaken gak gelem muleh,” kata Donwori kesal.Meski menunggu selama belasan tahun, Donwori tetap sabar berharap sang istri mau pulang. Keputusan untuk bercerai itu baru ia ambil lantaran ia mendengar kabar bahwa sang istri ada main dengan bos di perantauan.”Dulu iku koncone bojoku ngomong lek bojoku wes urep penak nek kono, dadi harim e bos sugeh neng kono,” kata Donwori.Mendengar kabar tersebut, Donwori yang resah akhirnya menelpon sang istri. Ia ingin memastikan berita tersebut. Namun, bukannya kepastian yang didapat, tetapi dirinya malah harus menelan kecewa lantaran kata-kata menyakitkan sang istri.

Komentar

VIDEO TERKINI