KPU Salatiga akan Koordinasi Pemkot Terkait Pemetaan Potensi Permasalahan Pemilu

Maret 10, 2018

SALATIGA, RAKYATJATENG – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilu tahun 2019 mendatang telah dilantik oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga, di d’Emerick Hotel Salatiga, Jumat (9/3). PPK yang dilantik sebanyak 12 orang dan PPS ada 69 orang.
Ketua KPU Kota Salatiga, Putnawati mengatakan, jumlah PPK dan PPS yang dilantik ada 81 petugas dan ini merupakan panitia penyelenggara Pemilu 2019 di Kota Salatiga. Usai pelantukan ini, pihaknya segera akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Salatiga terkait dengan pemetaan potensi permasalahan.
“Pemilu itu merupakan barometer demokrasi sehingga Pemilu adalah sarana untuk melahirkan pemimpin-pemimpin terbaik. Untuk itu, perlunya ada konsensus bersama dalam mewujudkan semua itu. Selain itu, KPU juga akan melakukan koordinasi dengan pihak lain dalam pemetaan permasalahan yang dimungkinkan muncul,” kata Putnawati atau yang akrab disapa Puput itu.
Bersamaan pelantikan PPK dan PPS tersebut, juga digelar penandatanganan pakta integritas oleh PPK dan PPS terlantik. Penandatanganan ini disaksikan Forkopimda Kota Salatiga, Kepala OPD terkait, Panwas Kota Salatiga maupun para Lurah se-Kota Salatiga.
Sementara itu Wakil Walikota Salatiga H Muh Haris menyatakan, bahwa PPK dan PPS yang telah dilantik ini merupakan orang-orang yang terpilih dan sangat paham dengan aturan Pemilu. Netralitas dari para petugas penyelenggara pemilu ini sangatlah krusial dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas, jujur dan adil.
“Untuk mencapai itu semua, sangat perlu adanya komitmen dari semua pihak. Kita secara bersama memberikan edukasi terhadap pemilih pemula yang menacapai 30 persen dan jangan sampai muncul prinsip nomer piro wani piro,” tandas Muh Haris. (sen/yon)

Komentar