Inilah Cerita Bisnis Bos Matahari Mall Yang Ditemukan Meninggal di Sungai Ciliwung

Maret 10, 2018

JAKARTA – Berita duka kembali datang dari pengusaha Indonesia. Kali ini kabar duka datang dari pendiri toko jaringan ritel terkemuka Matahari Department Store dan juga tempat wisata populer yakni Taman Wisata Matahari yang ada di Cisarua Bogor, Hari Darmawan.Dari kabar yang beredar, bos Matahari ini tewas karena mengalami kecelakaan di taman wisata miliknya sendiri di Cisarua, Bogor.Lalu bagaimana kah nasib Matahari setelah ditinggal olehnya?Seperti ditulis okezone, saat ini bidang usahanya terutama PT Matahari Department Store Tbk terus mengalami peningkatan, seperti sepanjang 2017 Matahari mencatat penjualan kotor sebesar Rp17,5 triliun, naik 1,2% dibanding 2016. Sedangkan laba bersih mencapai Rp1,9 triliun, ekuivalen 10,9% dari penjualan.Emiten dengan kode saham LPPF ini juga berhasil mencatat kenaikan pendapatan bersih sebesar 1,3% menjadi Rp10 triliun.Hari Darmawan awalnya membuka toko Matahari pertamanya pada tanggal 24 Oktober 1958 yang menjual fashion anak-anak di daerah Pasar Baru Jakarta. Namun seiring berjalan waktu, Matahari tidak hanya menjual pakaian anak-anak tapi juga seluruh keluarga.Matahari melangkah maju dengan membuka department store modern pertama di Indonesia pada tahun 1972. Sejak itu Matahari telah menjadikan dirinya sebagai merek asli nasional.Sampai saat ini mengoperasikan 156 gerai dengan luas ruang usaha lebih dari satu juta meter persegi yang tersebar di 73 kota di seluruh Indonesia, dengan luas ruang lebih dari satu juta meter persegi dan telah mengembangkan kehadirannya dalam dunia online melalui MatahariStore.com.Dengan perjalanan usaha yang telah dibangun selama 59 tahun, Matahari senantiasa menyediakan pilihan fashion dengan trend terkini untuk kategori pakaian dan mode, serta produk-produk kecantikan dan barang-barang keperluan rumah tangga lainnya yang ditampilkan dalam gerai modern serta MatahariStore.com.

Komentar