Gunakan “Bore Pile” Perbaikan Jalan Ambles di Semarang Butuh Dana Besar Sekali

Maret 10, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Setelah ditinjau oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Semarang memaksimalkan perbaikan jalan-jalan ambles, terutama Jalan Pawiyatan Luhur yang tetap rusak meski berkali-kali diperbaiki.Menurut Kepala Dinas PU Kota Semarang Iswar Aminuddin bahwa pihaknya sudah lakukan perbaikan sementara, yakni mengepras jalan, mengeruknya, dan dilakukan pengaspalan. Namun hasil kajian yang dilakukan Dinas PU Kota Semarang menunjukkan kondisi Jalan Pawiyatan Luhur yang merupakan akses alternatif termasuk kategori labil.Ini artinya, jalan yang selama ini menjadi rute Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang Koridor VI yang menghubungkan dua perguruan tinggi negeri (PTN) di Semarang ini terancam bakal ambles lagi. “Kajiannya sebenarnya sudah selesai dan rekomendasi perbaikan harus menggunakan `bore pile` agar jalan itu tidak ambles lagi karena jalur tanahnya termasuk labil,” jelas Iswar, Jumat (9/3) kemarin.Dari perhitungan hasil kajian, setidaknya membutuhkan 120 `bore pile` yang harus ditanam dengan kedalaman lebih dari 100 meter agar kokoh. “Bila dihitung secara rupiah bisa besar sekali,” katanya.Hanya saja, menurut Iswar, perbaikan menggunakan sistem “bore pile” tidak bisa dilakukan pada tahun ini karena belum dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Semarang 2018.Menurut dia, kemungkinan pembuatan jalur baru bisa dilakukan, tetapi anggaran yang dibutuhkan akan jauh lebih besar karena memerlukan banyak tahapan, termasuk pembebasan lahan. Karena itu, untuk saat ini pihaknya hanya bisa melakukan pemeliharaan.Sementara itu sebelumnya, Walikota Semarang Hendrar Prihadi bersama beberapa Kepala OPD terkait melakukan peninjauan langsung proses perbaikan Jalan Pawiyatan Luhur, Kelurahan Bendan Duwur yang ambles, Selasa (6/3).Menurut Walikota Hendi atau yang akrab disapa Hendi itu, tinjauan sementara berjalan sesuai dengan harapannya. “Jalan ini sudah dikepras semua, kemudian hasil pengeprasan tinggal di aspal dan dihotmix dan sebentar lagi sudah bisa digunakan kembali,” jelasnya.

Komentar

VIDEO TERKINI