40 Ribu Massa Turun Ke Jalan di Slowakia, Protes Pembunuhan Wartawan

  • Bagikan
FILE - In this Wednesday, Feb. 28, 2018 file photo, people take part in a silent protest march in memory of murdered journalist Jan Kuciak and his girlfriend Martina Kusnirova in Bratislava, Slovakia. In the wake of an unprecedented slayings of an investigative journalist and his fiancee, Slovakia turned in just few days from what seemed to be a stable European Union country into chaos. In a speech last month, President Andrej Kiska talked about his country as “successful, proud and self-confident.” He used different words on Sunday, March 4 to say that Slovakia faces a "serious political crisis" that was triggered by the shooting deaths of Jan Kuciak and Martina Kusnirova. (AP Photo/Bundas Engler, file)

RAKYATJATENG – Puluhan ribu warga Slowakia bergabung dalam demonstrasi anti-pemerintah di ibukota Bratislava, kemarin (Jumat, 9/3).
Diperkirakan ada lebih dari 40.000 orang yang bergabung dalam aksi demonstrasi terbesar di negara ini sejak jatuhnya komunisme.
Dimuat BBC, tindakan massa tersebut didorong oleh pembunuhan seorang jurnalis yang menyelidiki dugaan korupsi, Jan Kuciak beberapa waktu lalu.
Dia ditemukan terbunuh saat menggarap sebuah cerita yang menghubungkan korupsi politik dengan mafia Italia.
Kisah terakhirnya yang belum selesai diterbitkan setelah kematiannya pada akhir Februari, memicu kemarahan publik terhadap pemerintah yang secara luas dianggap gagal dalam menangani korupsi.
Banyak pemrotes membawa plakat yang meminta pemerintah Perdana Menteri Robert Fico untuk mengundurkan diri.
Pembunuhan Kuciak merupakan kasus pembunuhan pertama yang menargetkan seorang wartawan dalam sejarah negara tersebut. (rmol)

  • Bagikan