Dugaan Suap di BPN Kota Semarang, Kejari Periksa 6 Orang Pemberi Amplop

Maret 8, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang memeriksa orang-orang yang namanya tertera dalam amplop dalam kasus dugaan suap BPN Kota Semarang. Dari hasil pemeriksaan, pemberi amplop terdiri dari beberapa profesi, termasuk warga biasa.Kepala Kejari Semarang, Dwi Samudji, mengatakan ada 6 orang yang diperiksa hari ini. Mereka merupakan pemilik nama yang tertera dalam amplop.”Kita panggil pemberi amplop yang ada uangnya itu,” kata Dwi di kantornya, Kamis (8/3).Total amplop berisi uang yang disita Kejari Semarang dalam kasus tersebut mencapai 125 pucuk. Namun Dwi menjelaskan ada beberapa amplop dengan nama yang sama. “Ada yang amplop pemberinya sama, misal A, ada 4 amplop,” tandasnya.Dwi memang belum menjelaskan siapa nama-nama yang tertera karena pemeriksaan masih berlangsung. Hingga kini baru diungkapkan jika penerimanya ada yang merupakan notaris dan warga biasa.Kejari masih mendalami asal uang tersebut dan untuk pengurusan dalam hal apa. Dwi menjelaskan 3 yang diperiksa hari ini merupakan utusan seseorang. “Ada yang ada utusannya, 3 diantaranya orang utusan, masih lacak, dia diutus siapa,” terang Dwi.Nama-nama lainnya yang tertera dalam amplop, lanjut dwi, ‘mengantre’ akan dipanggil dan dimintai keterangan. “Akan kita panggil,” tegasnya.Untuk diketahui, dalam kasus itu Kasubsi Pemeliharaan Data Pertanahan BPN Kota Semarang, WR, ditetapkan tersangka oleh Kejari Semarang.Uang dengan jumlah total sekitar Rp 600 juta diamankan dari 125 amplop yang berada di laci meja kerja, kos, mobil, dan tas. Jumlah uang dalam amplop berbeda-beda sehingga perlu didalami faktor apa yang mempengaruhinya. (dtc/yon)

Komentar

VIDEO TERKINI