Demo Revisi UU MD3, Gedung DPRD Kota Malang Dilempari Pembalut

Maret 8, 2018

MALANG, RAKYATJATENG – Ratusan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesai (PMII) DPC Malang menggelar aksi unjuk rasa di halaman Gedung DPRD Kota Malang, Kamis (8/3). Mereka menyikapi pengesahan revisi Undang-undang tentang MPR DPR DPD DPRD (MD3).Dalam aksinya, mahasiswa tak sekadar berorasi. Pembalut perempuan turut dilempar ke Gedung DPRD Kota Malang. “Hari ini lempar pembalut sebagai simbol tameng dari DPRD. Filosofi pembalut sebagai tameng DPRD untuk berlindung dari lembaga penegak hukum,” kata Juru bicara aksi perwakilan Komisariat Universitas Brawijaya Alfian Nafi di sela aksi.Dengan membawa bendera kuning dan beberapa spanduk bertuliskan sindirian ke pemerintah, para mahasiswa lantas merangsek masuk ke dalam Gedung DPRD Kota Malang. Aksi dorong antara mahasiswa dan petugas keamanan pun tak terhindarkan.Ada beberapa tuntutan yang disampaikan. Antara lain penolakan revisi UU MD3. Khususnya pasal 122 huruf k. “Intinya pada aksi kali ini, bahwa PMII cabang Kota Malang menolak proses yang menciderai proses demokrasi,” ujarnya di sela-sela aksi.Aksi yang diikuti sekitar 200 orang dari 14 komisariat. Menurut Alfian, aksi serupa digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk menolak revisi UU MD3. (JPC)

Komentar