KPK Akan Hibahkan Aset Nazaruddin Rp12,4 M ke Polri

Maret 7, 2018

JAKARTA, RAKYATJATENG – KPK akan menghibahkan rampasan aset dari mantan Bendum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin dan mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin. Aset tersebut rencananya diberikan kepada Polri.”Besok (8/3), sebagai bagian dari agenda Rakernis Bareskrim 2018 di Hotel Mecure Ancol, direncanakan akan dilakukan penyerahan barang rampasan dari kasus Nazaruddin dan Fuad Amin,” ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (7/3).Febri menyebut aset Nazaruddin yang akan dihibahkan berupa 2 bidang tanah dan bangunan di Jakarta Selatan. Aset itu akan dihibahkan untuk digunakan Bareskrim Polri mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum.”(Dari) Perkara Nazaruddin berupa 2 bidang tanah dan bangunan seharga Rp 12,4 miliar yang bertempat di Jalan Wijaya Graha Puri Blok C No 15 Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,” tutur Febri.Sementara itu, dari perkara Fuad Amin, aset yang akan dihibahkan yaitu 1 unit mobil bertipe Kijang Innova XW43 tahun 2010, yang menurut Febri akan digunakan oleh Polres Tanah Toraja. Hibah barang milik negara ini dilakukan sesuai Keputusan Menteri Keuangan.Febri menyebut rencana hibah besok juga akan dihadiri oleh pimpinan KPK. “Direncanakan ada pimpinan besok yang akan hadir dalam penyerahan,” ujar Febri.Nazaruddin dihukum 6 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar. Dia terbukti melakukan TPPU dalam kasus suap wisma atlet. Hakim juga memutuskan merampas harta Nazaruddin untuk negara dengan total Rp 500-an miliar.Selain itu, sejumlah aset Nazaruddin dikabulkan majelis dirampas untuk negara dan di antaranya telah dihibahkan ke negara, seperti tanah dan bangunan di Pancoran, Jakarta Selatan senilai Rp 24,5 miliar yang diserahkan ke ANRI. Ada pula aset yang dilelang, seperti beberapa mobil dan pabrik kelapa sawit di Kampar, Riau yang laku sekitar Rp 40 miliar. Namun ada juga beberapa aset Nazar yang akhirnya dikembalikan kepadanya.

Komentar