200 Kiai Bertemu di Semarang Terkait Pilgub, Ini Arah Dukungannya

Maret 7, 2018

SEMARANG, RAKYATJATENG – Tidak kurang 200 orang kyai dari struktur Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) maupun para kyai kampung yang datang dari berbagai Kabupaten/Kota di Jateng, menggelar pertemuan di Pondok Pesantren ‘Edi Mancoro’ Desa Gedangan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Senin (5/3).Pertemuan ratusan kyai tersebut pada intinya untuk memberikan dukungan pemenangan terhadap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jateng nomor urut 2 Sudirman Said-Ida Fauziyah.Ketua DPW PKB Jateng, M Yusuf Chudlori menyatakan, bahwa inti dari dilaksanakannya pertemuan ratusan kyai ini, untuk penyatuan gerak langkah menjelang dan menghadapi Pilgub Jateng 2018 ini. Selain itu, untuk mengetahui aspirasi dari para kyai yang datang dari berbagai Kabupaten/Kota di Jateng.”Harapan kami, kedepannya Jateng lebih ramah kepada pondok pesantren dan khususnya pada pendidikan keagamaann. Hal inilah yang kami perjuangkan melalui pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jateng Sudirman Said-Ida Fauziyah. Harapan lainnya, bahwa kebijakan yang akan diterapkan di provinsi dengan 35 Kabupaten/Kota ini tidak akan menimbulkan keributan dikemudian hari seperti kasus fullday school terdahulu,” tandas Gus Yusuf panggilan akrab KH Yusuf Chudlori.Sejumlah kyai mengaku senang dapat berkumpul di Ponpes Edi Mancoro, Gedangan, Tuntang ini. Pertemuan seperti ini layak untuk diagendakan secara rutin, karena selain menjalin tali silaturahmi juga dapat dijadikan wahana tukar pengalaman atau wawasan.Selain itu, dapat menjadi pemicu untuk lebih meningkatkan hubungan serta dapat menjadi ajang ‘curhat’ kepada pengurus partai dalam hal ini kepada DPW PKB Jawa Tengah.“Kami berharap, acara semacam ini dapat digelar secara rutin oleh DPW PKB Jateng. Untuk tempatnya dapat berputar atau pindah-pindah dan waktunya, biarlah DPW PKB Jateng yang mengaturnya. Pertemuan para kyai ini selain menjadikan jalinan tali silaturahmi juga sebagai ajang ‘curhat’ kepada partai yaitu PKB,” ujar sejumlah kyai yang engggan disebutkan namanya. (her)

Komentar