Walikota: Taman Indonesia Kaya Tak Singkirkan PKL

Maret 6, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Menanggapi kekhawatiran para pedagang, Walikota Semarang, Jawa Tengah, Hendrar Prihadi menjamin Taman Indonesia Kaya tak singkirkan para Pedagang Kaki Lima (PKL).Demikian hal itu diungkapkan Walikota Semarang Hendrar Prihadi atau yang akrab disapa Hendi itu saat melakukan tinjauan proyek pembangunan Taman Indonesia Kaya di Kawasan Taman Menteri Soepeno, Mugassari, Semarang, Selasa (6/3).Walikota Hendi menegaskan tidak akan melakukan penggusuran PKL di Taman Keluarga Berencana (KB) Semarang, melainkan hanya melakukan penataan.”Mereka tidak kami gusur. Hanya kami pindahkan sementara ke sekitar Sekolah Menengah Negeri 7 Semarang untuk dilakukan penataan agar taman jadi lebih bagus. Hal ini sesuai dengan pertemuan dan sosialisasi yang telah dilakukan dua sampai tiga kali dengan para pedagang,” katanya.Saat ini, tengah berlangsung renovasi Taman KB Semarang menjadi Taman Indonesia Kaya yang mengharuskan pedagang untuk pindah sementara karena akan dibangun shelter yang diperuntukkan bagi para pedagang.Pihak Djarum Foundation menyebutkan, bahwa pembangunan saat ini telah sesuai target, yaitu mencapai 50 persen.“Rencananya taman tersebut akan selesai dan diresmikan pada HUT Kota Semarang yaitu bulan mei, namun karena pertimbangan teknis, kami memutuskan untuk meresmikannya pasca pemilihan gubernur atau pasca lebaran,” lanjutnya.Terkait demo yang sempat dilakukan oleh para pedagang, pihaknya menyebutkan bahwa Ketua Paguyuban pedagang telah mengakui kesalahan dan memohon maaf terkait cara komunikasi yang kurang tepat kepada Pemerintah.“Saya menyampaikan bahwa jangan khawatir terkait relokasi ini, kalaupun di Shelter Pandanaran 2 gak cukup. Nanti akan ditempatkan di shelter sementara sambil menunggu shelter yang permanen,” tegasnya.”Pihaknya berharap masyarakat dapat terus mendukung pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah. Taman KB ini akan ditata lebih bagus. Harapannya, banyak orang yang datang dan nantinya manfaatnya bukan untuk Pak Hendi, melainkan untuk para PKL,” ujarnya.

Komentar

VIDEO TERKINI