Layanan Informasi Publik di Wonosobo Masuk Zona Kuning

Maret 5, 2018
Belum ada gambar

WONOSOBO, RAKYATJATENG – Hasil evaluasi terhadap layanan informasi publik di lingkup Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, yang telah dilakukan Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Tengah sepanjang tiga tahun terakhir menunjukkan tren kurang menggembirakan.Setelah sempat berada di zona hijau, alias dinilai informatif pada kurun 2015 sampai 2016, layanan informasi publik justru masuk ke zona kuning dan merah pada 2017.Komisioner bidang ESA Komisi Informasi Jawa Tengah, Handoko Agung S menyebut hasil tersebut selayaknya tidak terulang di tahun-tahun mendatang, mengingat potensi Wonosobo untuk memenuhi standar layanan informasi publik sesuai ketetuan Undang-Undang dinilainya lebih dari cukup.“Terlebih sudah ada komitmen dari pimpinan daerah, dalam hal ini Bapak Wakil Bupati, Agus Subagiyo yang akan secara serius mendorong tata kelola layanan informasi publik di setiap perangkat daerah agar lebih baik lagi ke depannya,” kata Handoko seusai gelar audiensi hasil monitoring dan evaluasi KI Jawa Tengah, di Sekretariat Daerah, belum lama ini.Komitmen pimpinan daerah dalam upaya memperbaiki tata kelola informasi publik, menurut Handoko sangat penting karena hal itu akan mampu menumbuhkan semangat jajaran perangkat daerah untuk membenahi diri.Dari hasil audiensi yang juga dihadiri Asisten Administrasi Setda, Samsul Maarif, Kepala Dinas Kominfo Wonosobo Eko Suryantoro beserta Sekretaris Dinas Dwiyama SB dan sejumlah pejabat lainnya, Handoko mengaku pihaknya dapat memahami kondisi layanan informasi publik di Wonosobo turun selama dua tahun terakhir.Namun demikian, Komisi Informasi Jateng tetap meminta agar secepatnya Diskominfo sebagai koordinator utama layanan informasi publik memperbaikinya, sehingga tak hanya kembali ke zona hijau, tata kelola informasi di Pemerintah Kabupaten Wonosobo diharapnya dapat menjadi percontohan di tingkat Nasional.

Komentar

VIDEO TERKINI