Begini Syarat PSI Kalau Mau Lolos ke Parlemen versi ISS

Maret 5, 2018
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Manuver Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dikancah perpolitikan Indonesia terus menuai reaksi. Terakhir, partai yang menyasar anak muda itu bertandang ke istana untuk bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) guna membahas isu-isu nasional.Manuver tersebut pun dinilai sukses membuat nama partai besutan Grace Natalie ini semakin melejit. Bahkan tidak jarang partai yang didirikan pada 2014 itu bertengger di trending topik.Melihat kondisi itu, Direktur Strategi Indo Survey dan Strategy (ISS) Karyono Wibowo menuturkan, kendati telah ramai diperbincangkan khalayak, tidak serta merta membuat elektabilitas PSI ikut naik.Menurutnya, manuver yang terus dilakukan oleh PSI dinilainya hanya mempengaruhi popularitasnya saja. Sebab untuk sekadar menaikkan elektabilitas dibutuhkan berbagai instrumen yang dibangun.”Kalau menaikkan popularitas thats right oke ya karena menjadi perbincangan orang banyak, ya tentu itu akan semakin banyak orang mengenal dan mengetahui PSI tetapi belum tentu memilih,” kata Karyono di Restoran Bumbu Desa, Jakarta, Minggu (4/3).Lebih lanjut Karyono menegaskan, dirinya pun optimistis bahwa partainya generasi milenials itu akan berkembang lebih besar lagi. Apalagi saat ini PSI pun belum mempunyai tokoh yang bisa dijual ke masyarakat.”Masyarakat Indonesia itu masih paternalistik patronklien itu masih sangat kuat sekali jadi ketokohan yang ada ketokohan orang itu memiliki pengaruh yang cukup besar,” ucap Karyono.Oleh karena itu, Karyono menuturkan dirinya menyarankan PSI untuk segera mengajak tokoh besar untuk bergabung dalam barisannya, sehingga langkah itu akan memuluskan langkah PSI untuk melenggang ke parlemen.”Nah kalau PSI tidak membangun organisasinya dengan melibatkan tokoh-tokoh besar ya agak sulit, lambat gitu loh, bisa tapi agak sulit,” pungkasnya. (JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI