Serangan Terkoordinir di Markas Tentara dan Kedubes Prancis, Delapan Tewas, Puluhan Luka

Maret 3, 2018
Belum ada gambar

RAKYATJATENG, OUAGADOUGOU — Para penyerbu di Ibu Kota Burkina Faso, Ouagadougou, menewaskan delapan orang dan melukai puluhan lainnya dalam serangan terkoordinasi terhadap markas besar tentara dan kedutaan Prancis.Menteri luar negeri Prancis mengatakan serangan itu mungkin dilakukan oleh kelompok-kelompok teror. Wilayah tandus Sahel di Afrika Barat sedang menghadapi lonjakan kekerasan oleh kelompok-kelompok gerilyawan garis keras, yang beberapa di antaranya merupakan bagian dari jaringan Alqaidah dan ISIS.Peningkatan kekerasan itu ditanggapi secara agresif oleh berbagai negara, termasuk Prancis dan Amerika Serikat. Belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan di Ouagadougou yang merupakan serbuan besar ketiga kalinya di ibu kota itu hanya dalam dua tahun.Serangan-serangan sebelumnya dilancarkan oleh sekutu-sekutu Alqaidah sebagai pembalasan atas keikutsertaan Burkina Faso dalam memerangi para gerilyawan di kawasan tersebut.”Semuanya mengarah kepada kesimpulan bahwa serangan ini dilakukan oleh kelompok-kelompok teroris,” kata Menlu Prancis Jean-Yves Le Drian kepada televisi LCI.Televisi negara Burkinabe mengatakan sejumlah pria bersenjata yang tak diketahui identitasnya telah membunuh lima tentara dan melukai 64 lainnya di markas militer. Dua anggota polisi paramiliter Burkina Faso juga tewas ketika melindungi kedutaan.Presiden Roch Kabore mencicit bahwa jumlah korban tewas telah meningkat menjadi delapan orang. Le Drian mengatakan “banyak” korban berjatuhan di markas tentara, namun tidak ada warga Prancis yang menjadi korban jiwa dalam serangan serentak itu.Kepolisian nasional mengatakan, dalam pernyataan bahwa delapan pria bersenjata tewas, yaitu empat di kedutaan dan empat lainnya di markas besar militer. Dua penyerang ditangkap, menurut sumber militer dan televisi negara.Para saksi mata mengatakan sekelompok pria bersenjata dengan mengenakan penutup wajah melancarkan serangan ke markas besar tentara di pusat kota sekitar pukul 10.00 waktu setempat.

Komentar

VIDEO TERKINI