Bisnis Modifikasi Motor Klasik; Karena Ada Peluang, Maka Saya Tekuni

Maret 3, 2018
Belum ada gambar

RAKYATJATENG, JAMBI – Modifikasi sepeda motor memang tak ada habisnya. Banyaknya peminat motor klasik membuat orang tak segan banting stir berkecimpung di dunia otomotif ini.Seperti yang dilakukan oleh DYR (baca: Dier). Pria yang mulanya berprofesi sebagai pembuat teralis itu, kini justru asik menggeluti bisnis modifikasi motor klasik.Awalnya, pria kelahiran 9 November itu diminta oleh temannya untuk membuat kerangka motor. Kala itu, teman DYR memesan kerangka motor jenis retro.Tak diduga, buah karya pengrajin teralis itu sangat memuaskan. Temannya lantas mempromosikan DYR dari mulut ke mulut.”Sejak itu mulai banyak yang pesan. Karena ada peluang, makanya saya tekuni,” kata DYR, Sabtu (3/3).Bengkel modifikasi motor yang dibuka dua tahun ini sudah banyak memiliki pelanggan. Mayoritas adalah masyarakat Jambi, khususnya anak-anak muda komunitas atau pencinta motor klasik.Bersama tiga orang karyawannya, DYR menggarap permintaan klien di bengkel berukuran enam kali 10 meter yang terletak bersebelahan dengan RS Jiwa Jambi. Tarif modifikasi dibanderol sesuai dengan keinginan pemesan, misalnya japstyle atau chopper-style .Untuk modifikasi motor, pelanggan dikenai tarif mulai dari Rp 8 juta hingga Rp 20 juta, dengan lama pengerjaan antara dua minggu hingga empat bulan. Sejauh ini, kata DYR, belum ada klien yang mengeluhkan hasil modifikasi bengkelnya.Tetapi pelanggan tidak perlu khawatir. Kalau ada yang dirasa kurang, DYR memberikan garansi selama tiga hari.Nah, meski lagi asik utak-atik motor klasik, ternyata DYR tak lupa lho dengan bisnis teralisnya. Ia pun masih setia menjalankan usaha yang dirintisnya sejak 2011 silam. “Ya, dua-duanya jalan, bang,” ungkapnya. (JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI