Aneh bin Ajaib, Peralatan Dapur ada di Perut Jahrani

Maret 3, 2018
Belum ada gambar

RAKYATJATENG, KUTAI KARTANEGARA – Aneh bin ajaib, di perut Jahrani ada peralatan dapur seperti garpu, sendok, dan pisau. Ada juga paku dan baut.Jahrani merupakan warga Desa Loa Duri Ilir, RT 20, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, Kaltim.Kegemaran memakan benda tak lazim yang dialami Jahrani diduga gangguan psikologis yang disebut pica.Menurut psikiater dari RSJD Atma Husada Samarinda, dr Jaya Mualimin SpKJ, pemeriksaan mendetail kepada Jahrani dapat memastikan ada tidaknya gangguan tersebut.Setidaknya, ada tiga jenis gangguan psikologis yang berdampak kepada kebiasaan makan. Selain pica, ada pula anoreksia untuk mereka yang tidak mau makan, serta bulimia atau hasrat keinginan makan berlebihan.Jaya menerangkan, pica juga bisa dipicu reterdasi mental atau ketidakmampuan yang ditandai tingkat intelektual di bawah rata-rata.Gejala yang menyertai pica adalah gemar memakan benda-benda yang bukan makanan. Plester, cat, rambut, kain, pasir, binatang kecil, batu kerikil, dan kotoran hewan adalah beberapa contohnya.Dalam buku Kesehatan Mental 2 (2016), belum diketahui alasan dibalik perbuatan tidak biasa itu. Namun, para ahli menemukan bahwa kebiasaan memakan benda aneh sudah ada sejak spesies homohabilis pada zaman purba atau sekitar 2 juta tahun lalu.Telah lama pula diketahui perempuan hamil mengidam benda-benda aneh untuk dimakan (Pica in Individuals with Developmental Disabilities, 2016).Pica sebenarnya sering ditemukan pada anak-anak berusia 2-3 tahun. Menurut sebuah penelitian, pica menghinggapi 25-33 persen anak-anak pada usia tersebut. Sebesar 20 persen anak-anak yang mengidap pica diketahui mengalami gangguan mental dan autisme.Sebagian kecil anak bisa membawa kebiasaan itu hingga dewasa meskipun kasus pica jarang ditemukan pada orang dewasa.

Komentar

VIDEO TERKINI