Tragis, Ingin Kunjungi Orangtua Seorang Pria Tewas Dimangsa Buaya

Maret 2, 2018

RAKYATJATENG, KUTAI TIMUR – Nasib naas dialami Andi Aso Erang (36), seorang karyawan perusahaan kelapa sawit di Sandaran, Kutai Timur, Kalimantan Timur. Dia ditemukan meninggal dunia di Sungai Kebuyahan, pada 1 Maret sekitar pukul 03.00 WIB.Dari jasadnya yang tidak utuh, diduga Andi tewas dimangsa buaya. Kapolres Kutai Timur AKBP Teddy Ristiawan menjelaskan, kejadian buaya memangsa manusia itu diperkirakan terjadi pada 27 Februari sekitar pukul 15.00 Wita.Kejadian itu bermula saat korban meminta izin kepada sang istri, Anisa (31), untuk berkunjung ke rumah orangtuanya di RT 05 Desa Marukangan, pada 27 Februari. Namun saat akan meninggalkan rumah, korban sempat mengatakan kepada istrinya niatnya mencari kerang di Sungai Kebuyahan.Esoknya, sekitar pukul 08.00 Wita, Jusnia (31), kakak korban, datang ke rumah korban dan bertemu dengan Anisa. Lalu, Anisa menanyakan keberadaan Andi di rumah ayahnya, di RT 05. Jusnia pun menjawab, korban tidak pernah ke rumah orangtuanya.Dari informasi Jusnia, Anisa langsung menduga bila suaminya pergi ke sungai untuk mencari kerang. Bersama Amat (29) teman kerja korban, Anisa lantas mencari keberadaan suaminya di sekitaran Sungai Kebuyahan, sekitar pukul 08.30 WIB.Tepat di pinggir jalan dekat jembatan barak III PT Citra Palma Sejati, mereka menemukan sepeda motor dan sepasang sandal milik Andi. Mereka langsung bergegas memberi tahu keluarga lainnya.Sejak saat itu, keluarga dan warga sekitar mulai melakukan pencarian hingga sore. Namun, tak menemukan hasil.Pada 28 Februari, pukul 20.00 Wita, salah seorang warga melaporkan kejadian hilangnya Andi ke pos polisi. Sekitar pukul 21.00 Wita, personel Pos Polisi Air Manubar, Kecamatan Sandaran bersama Pos Subsektor Manubar dan keluarga korban serta warga sekitar melakukan pencarian.

Komentar