Harapan Menko Perekonomian Jadi Kenyataan, Harga Beras Mulai Turun di Jawa Tengah

Maret 2, 2018

RAKYATJATENG, PURWOKERTO – Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution berharap harga beras yang selama ini masih tinggi bisa segera turun menjelang bulan Ramadan yang jatuh di bulan Mei tahun ini. Ia berharap, harga beras bisa turun kembali sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).”Karena ini mau puasa, kasihan masyarakat. Makanya kami ingin harga kembali normal dan tidak aneh-aneh. Tidak aneh dalam artian tidak turun jauh sekali, misal kalau medium di kisaran Rp9.400 hingga Rp9.500 per kg,” jelas Darmin.Dan sepertinya harapan Darmin menjadi kenyataan. Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Jawa Tengah mengalami penurunan. Di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, misalnya, harga beras di pasar tradisional kembali turun. Penurunan ini seiring dengan datangnya masa panen raya.Seperti di Pasar Manis, Purwokerto, Jumat (2/3) pagi tadi, harga beras berkualitas medium I saat ini sebesar Rp11.250 per kilogram. Ini berarti turun Rp750 dari sebelumnya yang mencapai Rp12.000 per kilogram, sedangkan beras kualitas medium II yang sebelumnya mencapai Rp11.500 per kilogram turun menjadi Rp10.250 per kilogram.Penurunan harga juga terjadi pada beras kualitas super I dari Rp14.750 per kilogram menjadi Rp13.750 per kilogram dan kualitas super II turun dari Rp14.000 per kilogram menjadi Rp13.500 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah masih bertahan pada kisaran Rp8.500–Rp9.500 per kilogram.Berbeda lagi di Pasar Wage, Purwokerto, beras kualitas medium I masih bertahan pada harga Rp12.000 per kilogram, kualitas medium II turun dari Rp11.250 per kilogram menjadi Rp11.250 per kilogram.Penurunan harga juga terjadi pada beras kualitas super I dari Rp14.000 per kilogram menjadi Rp13.500 per kilogram, sedangkan beras kualitas super II masih bertahan pada harga Rp13.000 per kilogram dan harga beras kualitas bawah masih bertahan pada kisaran Rp8.500–Rp9.000 per kilogram.

Komentar