Untung dari Jual Buku, Ahok Lebih Kaya di Penjara

RAKYATJATENG, JAKARTA — Kuasa hukum yang juga adik mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Fifi Lety Indra, mengatakan, buku Ahok di Mata Mereka laris di pasaran sejak diluncurkan pada Juli 2017.
Bahkan, kata Fifi, pesanan buku tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri.
Penjualan buku tersebut yang membuat Ahok tetap mendapat pemasukan meskipun ia masih menjalani masa penahanan di Rutan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.
"Ya, sehari bisa 50 buku ya Bapak harus tanda tangan. Ya, Bapak dapat uang banyak dari (penjualan buku), lebih kaya sih di penjara, he-he-he," ujar Fifi seusai sidang perceraian Ahok-Veronica Tan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu (28/2).
Ia tidak mengetahui pasti jumlah buku yang telah terjual serta nominal uang yang telah didapatkan.
Adapun seluruh hasil penjualan buku tersebut akan digunakan untuk membiayai kebutuhan Ahok serta memberikan bantuan kepada pihak yang membutuhkan.
Fifi mengatakan, saat ini Ahok juga sedang menulis buku mengenai perjalanan hidupnya.
"Ini, kan, (Ahok) lagi menulis buku, renungan Bapak. Dia sudah ada beberapa renungan Alkitab, renungan harian. Nanti kalau Tuhan berkenan, (renungan) akan dijadikan buku renungan 365 hari. Jadi, orang bisa ikuti Bapak selama ini," katanya.
Buku Ahok di Mata Mereka merupakan buku yang menyampaikan opini 51 penulis tentang Ahok. Salah satu penulis yang menyampaikan opininya di buku tersebut adalah Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.
Buku yang dilengkapi tanda tangan Ahok tersebut dijual Rp 750.000. (kcm)