Inilah Survei Populi Center: PDIP Nomor 1, Disusul Golkar dan Gerindra, Demokrat Nomor 8

Februari 28, 2018
Belum ada gambar

RAKYATJATENG, JAKARTA – Populi Center merilis hasil survei terkait elektabilitas partai politik di Indonesia. Hasilnya, PDI-Perjuangan bertengger di posisi pertama disusul oleh Partai Golkar.Survei digelar di 34 provinsi di Indonesia pada 7-16 Februari 2018. Ada 1.200 responden yang diwawancara dengan dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling).Magin of error survei +- 2,89 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Proporsi gender dalam survei ditentukan 50:50.Survei dilakukan di 120 kecamatan dengan setiap kelurahan dipilih 10 responden dari dua RT. Besaran sampel tiap wilayah dialokasikan sesuai dengan proporsi populasi dari data sensus BPS.Berdasarkan hasil survei terkait elektabilitas partai politik, PDIP berada di posisi pertama dengan 28,6 %. Disusul oleh Partai Golkar dengan 10,7 %.Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh Partai Gerindra dengan 10,2 %. Posisi Gerindra ini turun satu tingkat dibanding survei yang digelar di bulan Desember 2017 dengan presentase 12,2 %.Partai lain yang masuk di Top 5 adalah PKB yang meraih 7,9 %. Selanjutnya, PPP dengan angka 4,3 %.Peneliti Populi Center, Hartanto Rosojati, menjelaskan jika mengacu survei pada bulan Januari 2015, sejumlah partai politik ini mengalami dukungan yang fluktuatif. Namun, di tengah naik turunnya dukungan itu, PDIP dinilai sebagai partai yang paling mendapat insentif elektoral terbesar.”Untuk partai politik selain PDIP, tren dukungaj masih dalam rentang margin of errornya artinya dapat dikatakan tidak ada peribahan signifikan/stagnan,” ujar Hartanto di kantor Populi Center, Jalan S Parman, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (28/2).Berikut ini survei elektabilitas partai politik oleh Populi Center pada Februari 2018:

  1. PDIP 28,6 %
  2. Partai Golkar 10,7 %
  3. Partai Gerindra 10,2 %
  4. PKB 7,9%
  5. PPP 4,3%
  6. NasDem 4,1 %
  7. Perindo 3,9 %
  8. Partai Demokrat 3,1 %
  9. PKS 2,8 %
  10. PAN 1,5 %
  11. Partai Hanura 0,5 %
  12. PSI 0,3 %
  13. PBB 0,3 %
  14. Partai Berkarya 0,1 %
  15. Tidak tahu/tidak jawab 21,8 %

(dtc)

Komentar

VIDEO TERKINI