Anak Anda Terkena Katarak? Kenali Penyebabnya dan Pananggulangannya

Februari 24, 2018
Belum ada gambar

RAKYATJATENG – Lebih dari 50 persen gangguan pengelihatan dan kebutaan di Indonesia dan dunia disebabkan akibat katarak atau kekeruhan lensa mata. Hal ini karena proses degeneratif yang sangat dipengaruhi oleh faktor usia, sehingga kasusnya meningkat terus seiring dengan meningkatnya warga lanjut usia.Menurut riset tahun 2010, World Health Organization (WHO) memperkirakan terdapat 285 juta orang di seluruh dunia yang mengalami gangguan pengelihatan dan low vision, yang sebagian besar (90 persen) berada di negara berkembang, seperti Indonesia.Meski secara umum faktor utama munculnya katarak adalah karena proses degeneratif atau bertambahnya usia, namun ada pula katarak yang disebabkan akibat trauma atau cedera pada mata. Kemudian penyakit atau gangguan metabolisme, paparan langsung sinar radiasi dan sinar UV dalam waktu lama, penggunaan obat dalam jangka panjang atau karena faktor genetik.Dokter spesialis mata, Dr. Ni Retno Setyoningrum, SpM (K) menjelaskan, dalam beberapa kasus katarak bisa diderita oleh bayi dan anak-anak. Faktor penyebabnya antara lain karena terjadi infeksi atau malnutrisi ketika bayi berada dalam kandungan. Bayi yang lahir prematur, ibu terkena rubella atau toksoplasma akan meningkatkan kemungkinan bayi yang lahir memiliki gejala katarak.Gejala katarak pada anak dapat dideteksi sejak dini. Misalnya jika mata anak terlihat ada keputihan di pupil, bola mata tampak tidak seimbang atau anak mudah silau saat terkena sinar matahari.”Katarak pada anak akan semakin menganggu seiring perkembangan usia anak, sehingga perlu dilakukan tindakan operasi katarak sedini mungkin untuk mengembalikan fungsi pengelihatan agar tidak memepengaruhi perkembangan anak,” kata dokter Ni saat ditemui Okezone dalam kegiatan sosial Operasi Katarak Gratis yang diselenggarakan JEC di kawasan Jakarta Barat, Sabtu (24/2/2018).

Komentar

VIDEO TERKINI