Majukan Dunia Usaha, Pemkot Semarang MoU bersama Akademisi dan Pengusaha

Februari 23, 2018

RAKYATJATENG, SEMARANG – Walikota Semaranag, Hendrar Prihadi, melakukan penandatanganan MoU bersama antara pihak Pemkot Semarang, APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia), Unisbank, Untag, dan Udinus. Kerjasama ini sebagai salah satu komitmen Pemerintah Kota Semarang terhadap berkembangnya iklim yang kondusif bagi kegiatan ekonomi dan dunia usaha di kota Semarang. MoU dilakukan di VIP Room Walikota, Kamis (22/2).MoU ini adalah sebuah bentuk kerjasama yang dilandasi oleh kesadaran bersama bahwa perlu komitmen bersama antara institusi pendidikan dan dunia usaha agar terjadi link and match yang didukung sepenuhnya oleh pemerintah kota Semarang. Ditandatangani langsung oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Ketua Dewan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Deddy Mulyadi Ali, Rektor UNISBANK, Hasan Abdul Rozak, Rektor UNTAG, Soeparno, beserta Rektor UDINUS, Edi Noersasongko.Hendrar Prihadi menyoroti tentang bagaimana dunia usaha yang bergerak di kota Semarang ini mampu menyerap angkatan kerja dari Kota Semarang Sendiri. Sementara Deddy Mulyadi Ali mengungkapkan dari perspektif pelaku usaha memang permintaan suplai tenaga kerja banyak tapi karena kualitas tenaga kerja tidak semua bisa memenuhi standard yang dibutuhkan akhirnya tidak semua angkatan kerja dari kota Semarang bisa terserap, pihak pengusaha harus mengambil angkatan kerja dari luar kota Semarang.Dengan titik tolak kurangnya serapan angkatan kerja dari kota Semarang maka sumber daya tenaga kerja harus ditingkatkan kualitasnya, peran institusi pendidikan menjadi sangat krusial sebagai penghasil sumber daya manusia berkualitas. Kerjasama dan komunikasi dunia pendidikan dengan dunia usaha memiliki peran yang strategis dan penting.Perkembangan teknologi informasi juga dikaji secara khusus oleh rektor UNISBANK, Edi Noersasongko. Edi melihat perkembangan dunia usaha yang bergerak ke arah digital seperti Gojek, dan tumbuhnya e-commerce yang begitu pesat. Pihak akademisi tentu harus menyesuaikan konsep pendidikan agar sanggup mengikuti perkembangan dunia usaha yang sangat dinamis.

Komentar