UCAC USM Gagas Intensive Career Preparation untuk Bekali Mahasiswa di Dunia Karir

Januari 30, 2018
Belum ada gambar

Ibarat ‘panjat sosial’ yang bercerita tentang fenomena anak sekarang yang hobinya pamer di media sosial hanya demi mendapatkan banyak like dan komentar, mereka ingin “memanjat” kehidupan sosial tetapi kenyataannya mereka tidak punya apa-apa.”Jadilah anak muda cerdas memanfaatkan internet untuk menciptakan start up bisnis. Kita harus bisa mengikuti trend media digital. Semakin pesat adanya perkembangan teknologi dunia digital, menjadi peluang bagi kita memanfaatkannya untuk menjadi strategi pemasaran suatu produk atau jasa inovasi,” katanya.Tak perlu membayar mahal, kata dia, melalui media-media iklan konvensional. Sekarang jamanya era digital.”Mereka bukan hanya membantu anda untuk membuat iklan untuk produk atau jasa, tetapi juga dapat membantu anda untuk membuat website, melakukan SEO untuk anda dan juga mengontrol campaign yang anda lakukan di media digital. Sayang banget jika kita melewatkan kesempatan ini,” ujarnya.Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan dari SMB Gojek Semarang yang juga merupakan selebgram semarang dan seorang musisi, Cino Fajrin. Menurutnya, memulai bisnis itu gak perlu mahal, yang penting bagaimana bisa membranding produk.”Kalo belum punya modal, boleh saja bekerjasama dengan pihak produksi kemudian kita branding sendiri. Namun ingat, bekerjasamalah dengn pihak yang memproduks i barang berkualitas dan tentunya mudah diterima oleh masyarakat,” ungkapnya.”Nah, lagi-lagi cara membranding produk kita adalah melalui pemanfaatan sosial media,” tambah Fajrin, yang juga pemilik akun IG @cinofajrindengan follower 120K itu.Sementara itu Ketua panitia ICP, Primadhany Kartana Putri M.I.Kom mengatakan, bahwa pada intinya untuk mencapai karir sukses, baik bekerja mau pun membangun bisnis tidak akan dapat terealisasi dengan baik tanpa bantuan orang lain dan teknologi.

Komentar

VIDEO TERKINI