Panen Padi di Karawang Berlimpah, yang Lain Paceklik

Desember 18, 2017

FAJAR.CO.ID, KARAWANG – Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu lumbung pangan nasional. Betapa tidak. Disaat yang biasanya terjadi paceklik, ternyata masih banyak hamparan padi menguning yang siap dipanen.Misalnya di dusun Kedung Asem, desa Srikamulyan, Kecamatan Tirtajaya, para anggota kelompok tani melakukan panen padi pada areal sawah seluas 300 ha yang dikelola poktan Tani Harapan dengan anggota 104 orang, poktan Mekarsari 112 anggota dan Permata Tani 98 anggota. Ketiga Poktan ini tergabung dalam Gapoktan Srimulya yang beranggotakan 8 kelompoktani. Para petani sudah melakukan panen sejak 14 Desember 2017 lalu.Luas tanaman padi yang telah dipanen baru sekitar 15-20 persen dari total padi yang siap dipanen, sehingga sisa yang belum dipanen sekitar 240 hektar.“Kami sudah melakukan panen beberapa hari ini, dan akan terus panen sampai 10 hari kedepan,” ujar H. Narim , Ketua Kelompoktani Tani Harapan saat ditemui dilokasi panen (17-12).Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi bersama Kepala Badan Karantina Pertanian Banun Harpini yang menyaksikan langsung panen, sangat gembira dengan adanya panen tersebut.“Kita bisa melihat sendiri, ternyata areal persawahan yang dipanen dan siap panen masih banyak,” ujar Agung.Apa yang dikatakan Agung sangat beralasan, karena pada bulan-bulan Desember sebelumnya dikenal bulan-bulan yang ada pacekliknya. “Sekarang bisa kita saksikan sendiri, disini tidak ada paceklik,” ujar Agung.Sementara itu Banun Harpini yang juga penanggung jawab program upsus pajale Provinsi Jawa Barat, mengatakan bahwa banyaknya hamparan padi menunjukan bahwa banyak daerah – daerah yang saat ini masih melakukan panen.“Dari panen ini kita melihat langsung, tidak hanya di areal persawahan yang siap panen, juga digudang-gudang dan tempat penggilingan gabah petani,” ujar Banun, yang bersama Agung dan rombongan juga mengunjungi beberapa gudang dan tempat penggilingan padi.

Komentar