Media Diminta Tidak Tergiring “Hoax” Jelang Pilkada

Desember 16, 2017
Belum ada gambar

Namun, lanjutnya, jangan menjadi sekelompok insan pers yang mendukung salah satu pasangan calon jagoannya alias harus independen dengan memegang teguh kode etik jurnalistik. Pers diharapkan terus menjaga independensi dalam memberikan pemberitaan yang sehat, dan terlebih bukan memberitakan hoax.“Nanti pada saat kampanye kita akan mengadakan rapat dengan tim sukses paslon. Untuk menghitung jumlah akun media sosialnya dan kita akan memverifikasi bekerja sama dengan KPI (Komisi Penyiaran Indonesia),” pungkas Syafrudin. (wah/rmol/fajar) 

Komentar

VIDEO TERKINI