Masa Susah Setya Novanto, dari Jual Semen hingga Cuci Mobil

November 23, 2017
Belum ada gambar

Setya Novanto sukses berbisnis. Dekat dengan Hayono Isman, suami Deisti Astriani Tagor itu mulai menerjuni dunia politik. Partai Golkar menjadi pilihannya untuk berkiprah.

================DILIANTO, JAKARTA================

HAYONO Isman, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga di Kabinet Soeharto adalah teman sekolah Setya Novanto di SMA IX Bulungan, Jakarta Selatan. Kini, sekolah itu sudah berubah nama menjadi SMA 70.Lulus pada 1973, Hayono kembali bertemu dengan Novanto pada 1978. Kali ini, di Surabaya. Di Kota Pahlawan inilah, keduanya bekerja di PT Aninda Cipta Perdana.Hingga kemudian Novanto mampu menunjukkan kinerjanya sebagai penyalur semen dan bahan bangunan di perusahaan itu untuk wilayah Nusa Tengarra Timur (NTT).Perkawanan dan keberhasilannya dalam berbinis membuat Hayono percaya kepada Novanto dan mengajaknya bergabung dengan salah satu ormas pendiri Partai Golkar, Kesatuan Organisasi Serbaguna gotong Royong (Kosgoro) besutan ayahnya Hayono, Mas Isman.Mas Isman adalah tokoh militer yang dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Jokowi pada 2015.“Setelah bertemu dan berbisnis Setya Novanto untuk berjualan semen, saya pun mengajaknya bergabung ke Kosgoro,” ucap Hayono mengawali cerita perjalanan politik Setya Novanto kepada INDOPOS (Jawa Pos Group).Pada 1990, saat Hayono terpilih sebagai Ketua Umum Generasi Muda Kosgoro, Setnov pun dipercaya menjadi salah satu pengurus.Di kepengurusan ormas inilah, Setnov dan Hayono Isman memperluas jaringan dengan elite Partai Golkar. Sayangnya, pada 2001, Setnov dan Hayono Isman pecah kongsi.Setnov memilih bergabung dengan Kosgoro 1957 pimpinan Agung Laksono. “Pada 2001, saya tetap berada di KOSGORO, SN beralih ke Kosgoro 57 pimpinan Agung sampai sekarang,” ucap Hayono.Selama di Kosgoro, bisnis kedua sahabat ini tetap berjalan normal. Setnov bahkan mampu mengembangkan bisnis milik Hayono tersebut untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Komentar

VIDEO TERKINI