Mempertahankan Kenaikan Produksi Pertanian di Tengah Perubahan Iklim

November 2, 2017
Belum ada gambar

“Dengan pola bantuan pemerintah Rp 100 juta yang dikerjakan melalui swadaya petani dan masyarakat, mampu meningkatkan indeks pertanaman 0,5 pada lahan 20 ha. Sehingga dampak dari kegiatan ini adalah tambahan produksi sebanyak 60 ton GKP,” jelas Pending Dadih.Sementara pengembangan Water Long Storage di Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu secara swadaya, melibatkan kelompok tani dan TNI-AD. Kegiatan pengembangan Water Long Storage dilaksanakan dengan cara normalisasi saluran pembuang (long storage) sepanjang 1,9 km di Indramayu dan pembenahan bendung dan pintu pintu air diujung saluran.“Kegiatan ini diharapkan mampu memperpanjang waktu ketersediaan air di musim kemarau. Di kabupaten Indramayu, Water Long Storage dapat membantu pengairan pada lahan pertanian 900 ha. Dengan asumsi terjadi peningkatan indeks pertanaman sebesar 0,5, maka dampak dari kegiatan normalisasi ini berkontribusi terhadap penambahan produksi padi sebesar 2.700 ton GKP,” papar dia.Dan yang terakhir, pengembangan Irigasi Perpompaan/Perpipaan di Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen dilaksanakan secara swadaya petani. Kegiatan Pengembangan Irigasi Perpompaan/perpipaan ini dilaksanakan dalam rangka memanfaatkan air permukaan untuk dialirkan ke lahan sawah seluas 60 ha yang disekitarnya tidak terdapat sumber air, sehingga pada lahan sawah yang tadinya hanya melaksanakan pertanaman satu kali dalam setahun (musim hujan) dapat ditingkatkan menjadi 1,5-2 kali dalam setahun. “Dampak dari kegiatan ini adalah penambahan produksi padi sebesar 180 ton GKP,” tambahnya.Melalui upaya pengembangan infrastruktur air dan program bantuan pemerintah lainnya yang diusung oleh Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, ditengah fenomena perubahan iklim yang terjadi, tingkat produksi pada sektor pertanian, khususnya padi tetap mampu dapat dipertahankan dan ditingkatkan.“Terbukti dengan capaian angka produksi padi nasional yang pada tahun 2014 mencapai 70,85 ton merangkak naik pada tahun 2015 menjadi 75,39 juta ton dan pada tahun 2016 produksi padi nasional sebanyak 79,4 juta ton,” pungkasnya.

Komentar

VIDEO TERKINI